Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

JEPARA, Mata Pena News – Anggota DPR RI asal Jepara, Jamaludin Malik, menjadi perbincangan di media sosial setelah pernyataannya mengenai perekrutan tenaga ahli bergelar profesor viral. Pernyataan tersebut memicu beragam tanggapan warganet, termasuk adu komentar antara Jamaludin Malik dan akun Info Jepara Terkini.

Dalam video yang beredar, Jamaludin Malik terlihat mengenakan pakaian ihram dan menyampaikan pernyataan mengenai keseriusannya menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Saya sangat serius menjadi DPR, saya buktikan dengan merekrut tenaga ahli yang bergelar Prof,” tulisnya dalam pernyataan yang beredar.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari akun Info Jepara Terkini. Akun itu menuliskan frasa pencarian “Prof Hendri Hendraguna” disertai komentar, “pamer tah”.

Jamaludin Malik kemudian membalas komentar tersebut melalui akun pribadinya. Ia menjelaskan bahwa perekrutan tenaga ahli bergelar profesor yang disampaikannya merupakan bentuk keseriusannya dalam bekerja sebagai anggota legislatif.

“Harus dipamerkan karena ini bukti saya serius dalam bekerja, karena profesor itu gajinya nggak mungkin kecil. Kita jadi dewan nggak boleh asal-asalan dalam bekerja untuk rakyat,” tulis Jamaludin Malik dalam kolom komentar.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

Perdebatan berlanjut ketika akun Info Jepara Terkini membalas dengan kalimat, “rakyat yang mana?” disertai sejumlah emoji tertawa.

Jamaludin Malik kemudian menanggapi, “Seng jelas dudu sampeyan,” yang dalam bahasa Indonesia berarti “yang jelas bukan Anda”.

Di tengah perdebatan tersebut, sejumlah warganet turut memberikan tanggapan. Salah satunya akun Hoby Badminton yang menilai publikasi aktivitas pejabat melalui media sosial dapat menjadi salah satu sarana komunikasi dengan masyarakat.

“Bukan pamer, ini salah satu cara sosialisasi yang efektif saat ini. Karena jika menjadi pejabat publik, semua aktivitas harus diketahui rakyat,” tulis akun tersebut.

Menuai Beragam Respons

Polemik tersebut memperlihatkan beragam pandangan masyarakat terhadap cara pejabat publik menyampaikan aktivitas dan kinerjanya melalui media sosial.

Sebagian warganet memandang perekrutan tenaga ahli bergelar profesor sebagai langkah yang dapat mendukung pekerjaan legislasi. Sementara itu, sebagian lainnya mempertanyakan cara penyampaian informasi tersebut karena dinilai terkesan memamerkan perekrutan tenaga ahli.

Baca Juga:  MUTIARA HIKMAH BES : KHIANAT: AMANAH, KESEPAKATAN, DAN KEWAJIBAN MENEGAKKAN KEBENARAN

Terlepas dari perbedaan pendapat tersebut, penggunaan tenaga ahli dalam mendukung tugas anggota legislatif menjadi bagian yang dapat dibahas dalam konteks peningkatan kualitas kerja, kajian kebijakan, serta pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Nama Prof. Hendri Hendraguna disebut dalam percakapan tersebut sebagai sosok yang dikaitkan dengan tenaga ahli Jamaludin Malik. Namun, informasi mengenai status penugasan, ruang lingkup pekerjaan, serta mekanisme pembiayaannya perlu dikonfirmasi melalui sumber resmi agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

Hingga berita ini disusun, polemik tersebut menjadi perbincangan di media sosial. Penjelasan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait diperlukan untuk memberikan gambaran yang utuh kepada publik.

Mata Pena News akan terus mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan verifikasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Yuda

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB