Dugaan Penyaluran MBG Terkendala, Ribuan Siswa di Jepara dan Tahunan Belum Terima Manfaat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jepara, | Mata Pena News – Pelaksanaan program MBG kembali menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan tidak tersalurkannya manfaat kepada ribuan siswa di Kecamatan Jepara dan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Rabu (1/4).

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa para siswa di kedua kecamatan tersebut tidak menerima manfaat program karena kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Kebijakan pembelajaran jarak jauh ini berkaitan dengan agenda halal bihalal di lingkungan sekolah, sehingga aktivitas tatap muka untuk sementara ditiadakan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan dan respons Satuan Tugas (Satgas) MBG dalam mengantisipasi perubahan situasi di lapangan. Sejumlah pihak menilai, penyaluran manfaat program seharusnya tetap dapat dilakukan melalui mekanisme alternatif meskipun

Baca Juga:  Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial

pembelajaran berlangsung secara daring.
“Situasi seperti ini seharusnya sudah dapat diprediksi dan diantisipasi. Jika tidak, wajar publik mempertanyakan efektivitas pelaksanaan program,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Program MBG yang dibiayai oleh anggaran negara dinilai perlu dikelola secara transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika di lapangan. Oleh karena itu, masyarakat mendorong adanya evaluasi menyeluruh guna memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Mahkota Binokasih Tiba di Bogor, Semarakkan Milangkala Tatar Sunda

Sejumlah kalangan juga mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan langkah korektif, termasuk kemungkinan penghentian sementara program apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya.

Opsi pengalihan anggaran ke sektor yang lebih mendesak juga menjadi bagian dari wacana yang berkembang.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan kendala dalam penyaluran program tersebut.

Yuda

Berita Terkait

Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial
Pilkades Kabupaten Bogor Terancam Molor ke 2028, Pemkab Masih Menanti Aturan Pusat
Aktivitas Tambang di Desa Pancur Jepara Disorot, Warga Pertanyakan Dampak Lingkungan dan Pengawasan
Redaksi berkisah, Menjemput Kemuliaan Zulhijah: Puasa Tarwiyah dan Arafah Jadi Momentum Membersihkan Jiwa
Akp Pur pol H.Ruslani SH.calon kepala desa sukadanau Pimpin langsung Korve di Desa sukadanau.
Jamkeswatch Bekasi Soroti Persoalan Jaminan Kesehatan, Desak Pemkab Bentuk Satgas dan Aktifkan UHC
Gandeng Pakar Global dan Industri, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Hijau
Safari Jurnalis PWI Bogor Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:26 WIB

Pilkades Kabupaten Bogor Terancam Molor ke 2028, Pemkab Masih Menanti Aturan Pusat

Senin, 25 Mei 2026 - 16:12 WIB

Aktivitas Tambang di Desa Pancur Jepara Disorot, Warga Pertanyakan Dampak Lingkungan dan Pengawasan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:48 WIB

Redaksi berkisah, Menjemput Kemuliaan Zulhijah: Puasa Tarwiyah dan Arafah Jadi Momentum Membersihkan Jiwa

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:22 WIB

Akp Pur pol H.Ruslani SH.calon kepala desa sukadanau Pimpin langsung Korve di Desa sukadanau.

Berita Terbaru