Kabupaten Bogor | Mata Pena News — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Wathon, kawasan Pakansari, Cibinong, Sabtu malam (24/1/2026).
Kegiatan ini menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Abdul Somad, dan diikuti ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.
Sejak sore hari, jamaah mulai memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang berlangsung khidmat. Selain tausiah keagamaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, Tabligh Akbar ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial.
Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah keagamaan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan keimanan serta memperkuat persatuan masyarakat.
“Melalui doa bersama ini, kita berharap Kabupaten Bogor dan seluruh wilayah Indonesia senantiasa diberikan perlindungan, dijauhkan dari berbagai bencana, serta masyarakatnya diberikan keselamatan dan ketenteraman,” ujar Rudy Susmanto.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Ustadz Abdul Somad yang dinilai memberikan kontribusi positif dalam pembinaan spiritual masyarakat. Peran ulama, kata Rudy, sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Bogor tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga mencakup pembangunan nonfisik berupa pembentukan karakter dan peningkatan keimanan masyarakat.
Lebih lanjut, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Pemkab Bogor terus mengembangkan kawasan Masjid Nurul Wathon sebagai pusat layanan haji dan umrah. Saat ini, pembangunan masih difokuskan pada fasilitas masjid, dan pada tahun ini direncanakan akan dilanjutkan dengan pembangunan hotel atau asrama haji.
“Pemerintah daerah menargetkan seluruh fasilitas pendukung tersebut dapat mulai digunakan pada tahun 2027 sebagai bagian dari layanan terpadu bagi jamaah,” tutupnya.
Red











