VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

OKU TIMUR – Mata Pena News
Pelayanan publik di Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) yang berlokasi di Desa Karang Kemiri (BK.8) dan Desa Triyoso, Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, menjadi sorotan masyarakat. Kantor tersebut diduga kerap tidak beroperasi pada jam kerja dan sering ditemukan dalam kondisi terkunci.

Kondisi tersebut memicu keluhan warga yang menilai pelayanan publik tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sejumlah warga mengaku telah beberapa kali mendatangi kantor UPTD pada jam operasional, namun tidak menemukan petugas yang memberikan pelayanan.

“Sudah sering kami datang pada jam kerja, tetapi kantor selalu kosong. Kalau ingin mengurus sesuatu, kami harus mencari petugas ke lapangan dan itu pun belum tentu bertemu. Kami hanya berharap pelayanan yang cepat dan mudah,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga:  Beauty World Executive Clinic Growth Summit 2026 Dorong Klinik Aesthetic Indonesia Naik Level: Dari Clinical Excellence hingga AI-Powered Growth

Berdasarkan keterangan warga, kondisi tersebut diduga terjadi pada hari kerja, Senin hingga Jumat, sekitar pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Pada rentang waktu tersebut, tidak terlihat adanya aktivitas pelayanan maupun kehadiran aparatur di kantor UPTD Balai Benih Ikan.
Kamis, 2 Juli 2026

Masyarakat menilai persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan kedisiplinan aparatur, tetapi juga menyangkut kualitas pelayanan publik. Sebagai unit pelayanan pemerintah daerah, UPTD

Balai Benih Ikan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang efektif, mudah diakses, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

Selain pelayanan, kondisi fisik kantor juga menjadi perhatian. Bangunan terlihat kurang terawat dan papan nama mulai memudar, sehingga menimbulkan kesan kurang optimalnya pengelolaan fasilitas pelayanan publik.

Baca Juga:  tes

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak UPTD Balai Benih Ikan maupun Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur terkait dugaan tidak optimalnya pelayanan tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur melalui Bupati Lanosin, S.T., M.T., M.M., bersama Inspektorat segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta evaluasi terhadap kinerja aparatur UPTD Balai Benih Ikan guna memastikan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan.

Warga juga menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan kewajiban pemerintah yang harus tersedia selama jam kerja sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara mudah, cepat, dan profesional.

Reporter: DONY, S.H. – Kaperwil Sumsel

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB