Jakarta | Mata Pena News –
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,54 triliun atau setara Rp468 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Keputusan tersebut diambil berdasarkan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,24 triliun. Perseroan menyatakan total dividen yang dibagikan mencapai Rp1.536.782.925.132.
Sementara itu, sisa laba bersih akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan guna mendukung kebutuhan operasional serta pengembangan usaha perusahaan.
Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Adapun jadwal perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 3 Juni 2026, sedangkan ex dividen berlangsung pada 4 Juni 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 5 Juni 2026 dan ex dividen pada 8 Juni 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan dilakukan mulai 19 Juni 2026.
Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga memberikan persetujuan atas rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp750 miliar. Program buyback tersebut akan berlangsung selama satu tahun, mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), perseroan turut memperoleh persetujuan untuk menarik kembali sebagian saham hasil buyback tahun 2021 dan 2022 melalui pengurangan modal sebanyak 84.529.400 lembar saham. Dengan langkah tersebut, modal ditempatkan dan disetor perusahaan berubah menjadi Rp1,71 triliun.
Pada agenda perubahan susunan pengurus, pemegang saham kembali menunjuk Roberto Callieri sebagai Komisaris Utama hingga penutupan RUPS tahun buku 2028 yang akan digelar pada 2029.
Rapat juga menerima pengunduran diri Hasan Imer dari jajaran direksi. Posisi tersebut selanjutnya diisi oleh Benny Setiawan Santoso untuk melanjutkan sisa masa jabatan yang ada.
Sementara itu, Jose Maria Magrina Vadillo ditetapkan sebagai Wakil Direktur Utama efektif mulai 1 September 2026. Adapun posisi Direktur Utama tetap dijabat Christian Kartawijaya.
Christian menyampaikan apresiasi atas kontribusi Hasan Imer selama hampir dua dekade terakhir bersama perusahaan. Menurutnya, sejumlah proyek strategis berhasil direalisasikan di bawah kepemimpinan Hasan, termasuk pembangunan Plant 14, peningkatan kapasitas produksi di Cirebon dan Citeureup, serta peluncuran produk Semen Rajawali dan Mortar Tiga Roda.
Ia juga menilai integrasi produk semen Bosowa dan Grobogan berjalan baik melalui penerapan standar produksi dan pengendalian mutu yang selaras dengan standar Semen Tiga Roda***











