Diduga Oknum Polisi Terlibat Mafia Solar Subsidi di Pantura Jateng, Mahasiswa Desak Penindakan Tegas
Semarang | Mata Pena News – Aliansi mahasiswa Jawa Tengah menyoroti dugaan praktik mafia BBM subsidi jenis solar yang terjadi di wilayah Demak, Kudus, dan Jepara. Dalam perannya sebagai kontrol sosial, mahasiswa mengaku telah mengantongi sejumlah data terkait dugaan aktivitas ilegal tersebut.
Mereka mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Kapolri, untuk menindak tegas anggotanya yang diduga terlibat dalam jaringan mafia solar subsidi.
Salah satu nama yang mencuat dalam isu ini adalah seorang oknum yang disebut dengan inisial S, yang diduga merupakan anggota aktif di Polres Demak.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan mahasiswa, S disebut-sebut memiliki kekayaan yang tidak wajar, termasuk sejumlah rumah mewah, tempat hiburan, serta gudang dan armada pengangkut solar berkapasitas besar yang diduga digunakan dalam praktik distribusi ilegal.
Aliansi mahasiswa menyatakan telah melayangkan surat resmi kepada Kapolri sebagai langkah awal. Mereka meminta adanya penindakan tegas terhadap oknum aparat yang terlibat dalam praktik yang merugikan negara tersebut.
“Jika tidak ada tindakan tegas, kami akan melakukan aksi long march dari Pertamina MOR IV hingga ke Polda Jawa Tengah untuk menyampaikan aspirasi,” ujar salah satu koordinator lapangan aksi.
Selain itu, mahasiswa juga mendesak PT Pertamina (Persero) untuk menindak SPBU yang diduga terlibat dalam praktik penyaluran solar subsidi secara ilegal.
Mereka juga meminta adanya keterbukaan akses pengawasan, seperti CCTV di area SPBU, agar masyarakat dapat ikut mengawasi distribusi BBM subsidi.
Aksi tersebut rencananya akan dilanjutkan dengan pelaporan resmi ke Polda Jawa Tengah guna mendorong penegakan hukum terhadap oknum yang dinilai telah menyalahgunakan kewenangan dan melanggar tugas pokok sebagai aparat penegak hukum.
Aliansi mahasiswa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka juga mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Yuda











