Soroti Terkait Pencemaran Lingkungan Di Situ Bahar Komisi C DPRD Kota Depok  Langsung Adakan Kunker dan Koordinasi Dengan DLH Kab. Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 19:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter :Natalia

Depok | matapenanews.com – Menindaklanjuti pengaduan warga sekitar mengenai masalah pencemaran limbah di Situ Bahar, Komisi C DPRD Depok langsung kunker dan koordinasi dengan DLHK Kab Bogor, Jumat (10/1/2025).

Limbah B3 yang menyebabkan bau, kotor, ikan-ikan mati di Situ Bahar itu, diduga berasal dari Pabrik Lem dan Limbah olahan dari wilayah Bogor.

Anggota Komisi C DPRD Depok H. Bambang Sutopo (HBS) mengutarakan, Komisi C langsung bergerak cepat, atas keluhan warga sekitar Situ, dengan menelusuri asal dari limbah tersebut.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Mereka lantas melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke DLHK Kabupaten Bogor, guna berkoordinasi dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Alhamdulillah, Komisi C DPRD Depok, mendapatkan respon positif dari DLHK Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

HBS menjelaskan, berdasarkan laporan pihak DLHK Kab. Bogor telah melakukan pengawasan.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

“Dan telah dilakukan penindakan terhadap industri Lem dan tekstil yang membuang limbahnya ke Situ Bahar,” ulasnya.

Mereka, imbuhnya, juga menemukan adanya UKM dan IKM potong ayam, yang juga membuang limbahnya ke Situ Bahar.

“Dengan kedatangan kami ke Kabupaten Bogor ini, kami harapkan persoalan pencemaran ini bisa terselesaikan demi kebaikan masyarakat Depok,” tutupnya.

 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB