DKP kota Bogor Bersama DKP Kabupaten Bogor Lakukan Pemeriksaan dan Pengawasan Keamanan Pangan Segar di Pasar Induk Kemang (TU) Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Desember 2024 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News – Dinas ketahanan Pangan Kota Bogor bersama Kabupaten Bogor lakukan kegiatan Pengawasan Bersama terkait Keamanan pangan segar asal tumbuhan di pasar Induk Kemang (TU) Bogor pada Rabu (18/12/2024)

Keamanan pangan ini merupakan hal yang sangat penting karena dapat berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia. Tujuan utama dalam penanganan keamanan pangan bukan hanya dari aspek perdagangan

Namun juga merupakan cara menjamin dan melindungi masyarakat dari dampak buruk yang diakibatkan dari mengkonsumsi pangan yang tidak aman, bermutu dan bergizi.

Dampak mengkonsumsi pangan yang tidak aman dalam jangka pendek adalah dapat menyebabkan keracunan yang ditandai dengan mual, muntah, diare dan pusing, sedangkan jangka panjang akan dapat menyebabkan penyakit degeneratif.

Pangan segar merupakan pangan yang belum mengalami pengolahan yang dapat dikonsumsi langsung dan/atau menjadi bahan baku pengolahan pangan.

Baca Juga:  Pekerja Korban PHK Tetap Dijamin JKN Selama Enam Bulan, Pelaporan Kini Bisa Melalui PANDAWA

Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan yang selanjutnya disebut Keamanan PSAT adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah PSAT dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia

Sebagai produk yang sering dikonsumsi langsung, maka penjaminan mutu dan keamanan PSAT yang beredar di masyarakat harus dilakukan melalui pengawasan mulai dari tahap produksi, panen, pasca panen, proses distribusi sampai kepada konsumen yang dalam hal adalah masyarakat. Pengawasan PSAT harus dapat dilakukan secara rutin baik pada pasar tradisional maupun modern.

Pantuan Media mata Pena News Tim Pengawas Keamanan Pangan bersama telah melaksanakan kegiatan Pengawasan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan pada Rabu (18/12/2024) bertempat di pasar Tu Kemang . Pengambilan sampel berupa buah -buahan bertujuan menjamin pangan segar yang dikonsumsi masyarakat

Kepala Unit Pasar TU Kemang Bogor Iwan Arif Budiman saat di temui di lokasi mengatakan.Saya Apresiasi langkah Dinas Ketahanan Pangan ini karena Pasar Tekum merupakan Pasar Regional yg Konsumennya lintas kota konsumennya sampai ke Depok Serpong Jasinga Bojong gede dll.

Baca Juga:  Arief Martha Rahadyan Apresiasi Kepemimpinan Wakil Ketua DPR dalam Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

“Pasar itu Aman bukan hanya dari fasilitas2 prasarana dan rawan kriminal saja tetapi harus Aman juga pada kualitas higienis komoditas2 yg diperdagangkan sehingga para konsumen itu terlindungi,”lanjutnya

Dikatakan dengan adanya kunjungan seperti ini pihaknya merasa bersyukur karena kualitas pangan yang dijual di pasarnya akan selalu terjaga.

“Kami merasa bersyukur dengan adanya kunjungan seperti ini karena ini bisa menjaga kualitas pangan yang ada dijual di pasar kami. Karena kalau ada yang kedapatan pasti akan kena teguran dan akan dilaporkan.

Kadang mereka juga menegur jika ada pedagang yang menyimpan atau menaruh jualannya di lantai. Karena dianggap tidak higenis.” Terang Iwan sapaan akrabnya.

Berita Terkait

“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh
VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja
Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Diduga Terjadi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Prabujaya Prabumulih, Warga Minta Aparat Lakukan Investigasi
Warga Keluhkan Lampu Jalan Padam, Minta Wali Kota Palembang Segera Ambil Tindakan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:04 WIB

“VIRAL” Diduga Terdapat Ketidakwajaran Anggaran Dana Desa Kedu TA 2025, Masyarakat Minta Audit Menyeluruh

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:57 WIB

VIRAL: Kantor UPTD Balai Benih Ikan (BBI) di Karang Kemiri dan Triyoso Diduga Tidak Beroperasi Saat Jam Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:14 WIB

Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:23 WIB

DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:05 WIB

“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah

Berita Terbaru