Pameran Riksa Wisesa Hadirkan 60 Pusaka di Museum Pajajaran Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | Mata Pena News – Museum Pajajaran Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, menjadi saksi gelaran Pameran Riksa Wisesa, yang menampilkan sekitar 60 koleksi pusaka berupa keris, kujang, dan benda-benda bersejarah lainnya, Kamis (5/2/2026).

Koleksi pusaka yang dipamerkan berasal dari berbagai pihak, mulai dari pegiat seni budaya, Kraton Sumedang Larang, hingga koleksi pribadi Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Menurut Fadli Zon, pameran ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali Museum Pajajaran yang baru saja direvitalisasi.

“Kurang lebih ada 60 koleksi yang ditampilkan setelah melalui proses kurasi. Ini menjadi langkah awal untuk mengaktifkan Museum Pajajaran,” ujar Fadli Zon.

Fadli Zon menekankan bahwa Bogor memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang kuat, sehingga kegiatan semacam ini sebaiknya terus digelar secara berkelanjutan dengan koleksi yang lebih beragam.

Baca Juga:  Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026 Resmi Diluncurkan,Gubernur Sumsel Herman Deru Ajak Warga Hidupkan Semangat Gotong Royong

“Ke depan, museum tidak hanya menampilkan pusaka, tetapi juga warisan budaya lain seperti wayang golek, angklung, hingga warisan budaya tak benda. Bogor ini luar biasa, terutama dalam tradisi wayang golek. Maestro wayang golek seperti almarhum Pa Ahim berasal dari sini,” ungkapnya.

Fadli Zon juga memastikan bahwa Kementerian Kebudayaan siap mendukung pengayaan koleksi Museum Pajajaran agar dapat menjadi ruang edukasi budaya yang lebih lengkap dan bermakna bagi masyarakat.
“Nanti akan kita tambah koleksi lainnya. Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi koleksi permanen, tentu dengan kurasi yang lebih matang,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut gembira karena Bogor dipercaya menjadi lokasi pameran pusaka bersejarah ini. Menurut Dedie, Museum Pajajaran Batutulis memiliki nilai historis tinggi, karena berada di kawasan Prasasti Batutulis, simbol berkembangnya pusat kesenian dan kebudayaan pada masa lalu.

Baca Juga:  BUMDes Cakrawala Desa Ciasihan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Lahan KPS

“Tempat ini sangat bersejarah. Prasasti Batutulis menjadi penanda bahwa kawasan ini dahulu merupakan pusat kebudayaan,” kata Dedie.

Dedie berharap museum dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda, agar mereka semakin mengenal dan mencintai budaya Sunda. Ia menambahkan, beberapa ruangan di museum masih akan dikembangkan, termasuk menjadi ruang khusus pertunjukan teater.

“Ini bisa menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak muda untuk mengenal kembali budaya dan kesenian Sunda, termasuk karya seni rupa lainnya,” ujar Dedie.

Rudy

Berita Terkait

VIRAL ! Drainase Diduga Asal Jadi, Warga Soroti Proyek PU PR PSDA di Sematang Borang
VIRAL ! Antrean BBM Mengular di RE Martadinata, Warga Khawatir Timbulkan Korban Kecelakaan
Viral ! Proyek Saluran Air Dinas PU  PSDA Kota Palembang Diduga Dikerjakan Asal-asalan
DPMPTSP Kabupaten Bogor Hadirkan Pelayanan Publik 100 Jam Non-Stop di HJB ke-544
Dugaan Dana Banprov dan Pemkab 2024-2025 Di Desa Sekuro  Raib  Bangunan Fisik Jalan Desa Tak Ada, Rp 850 Juta Dipertanyakan Warga
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 dari Masjid Raya Nurul Wathon, Jadi Sejarah Baru Pemberangkatan Haji
BUMDes Cakrawala Desa Ciasihan Gelar Sosialisasi Pengelolaan Lahan KPS
KDM: Pembangunan Infrastruktur Harus Selaras dengan Sejarah dan Alam
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:38 WIB

VIRAL ! Drainase Diduga Asal Jadi, Warga Soroti Proyek PU PR PSDA di Sematang Borang

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:46 WIB

VIRAL ! Antrean BBM Mengular di RE Martadinata, Warga Khawatir Timbulkan Korban Kecelakaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Viral ! Proyek Saluran Air Dinas PU  PSDA Kota Palembang Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:34 WIB

DPMPTSP Kabupaten Bogor Hadirkan Pelayanan Publik 100 Jam Non-Stop di HJB ke-544

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:20 WIB

Dugaan Dana Banprov dan Pemkab 2024-2025 Di Desa Sekuro  Raib  Bangunan Fisik Jalan Desa Tak Ada, Rp 850 Juta Dipertanyakan Warga

Berita Terbaru