Didampingi Kuasa Hukum, Korban Pemalsuan Akun TikTok “UNI PIRANG” Laporkan Dugaan Pelanggaran UU ITE ke Polresta Bogor Kota

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor Kota | Mata Pena News — Polresta Bogor Kota menerima laporan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) berupa penghinaan dan pencemaran nama baik  melalui media sosial TikTok. Laporan tersebut disampaikan pada Sabtu (4/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pengaduan diajukan oleh korban Niki Oktavia Suspaweni, yang dikenal dengan nama UNI PIRANG, dengan pendampingan kuasa hukum Siti Sopiah, S.E., S.H. dari Kantor Hukum Siti Sopiah and Partner.

Dalam laporannya, pihak korban mengadukan sejumlah unggahan di platform TikTok yang diduga dibuat dan disebarkan oleh akun palsu. Konten tersebut dinilai mengandung unsur penghinaan, pelecehan, pencemaran nama baik, serta provokasi yang menyerang kehormatan korban.

Baca Juga:  Somasi Tiga Kali Tak Berujung Karena Ijazah ditahan, Dua Mantan Karyawan Klinik Kecantikan Lapor Polisi.

Kuasa hukum Siti Sopiah menjelaskan, akun palsu tersebut diduga menyalahgunakan identitas korban. Selain itu, akun tersebut juga mengunggah video korban tanpa izin serta disertai narasi dan kata-kata yang merendahkan martabat korban.

“Unggahan tersebut berpotensi mencemarkan nama baik korban, yang pada kenyataannya sama sekali tidak melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan dalam konten tersebut,” ujar Siti Sopiah kepada wartawan usai membuat laporan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kasus ini memiliki dimensi hukum yang serius karena korban masih berusia di bawah umur. Oleh karena itu, selain dugaan pelanggaran UU ITE,

Baca Juga:  Somasi Tiga Kali Tak Berujung Karena Ijazah ditahan, Dua Mantan Karyawan Klinik Kecantikan Lapor Polisi.

Laporan tersebut juga menyoroti adanya indikasi pemalsuan akun, penyalahgunaan identitas, serta dugaan pelanggaran terhadap hak perlindungan anak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pihak kuasa hukum korban meminta aparat penegak hukum (APH) Poresta kota Bogor untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri identitas pemilik akun TikTok yang diduga terlibat dalam penyebaran konten bermuatan penghinaan tersebut.

“Harapan kami, kasus ini dapat diproses secara serius agar memberikan keadilan bagi korban sekaligus menjadi pembelajaran bagi masyarakat dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab,” tutup Siti Sopiah.

Rudy

Berita Terkait

Somasi Tiga Kali Tak Berujung Karena Ijazah ditahan, Dua Mantan Karyawan Klinik Kecantikan Lapor Polisi.
Kasus MT Fenghuang Bergulir, Kuasa Hukum Minta Peran Capt. A Tak Dinilai Sepihak
Razia Pajak Digelar di Jalan Veteran Bogor, Pengendara Menunggak Mulai Didata
HUT ke-81 RI, 1.339 Warga Binaan Lapas Cibinong Terima Remisi
FSPMKI Usulkan Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Dokter/Dokter Gigi Internship, Pekerja BLU/BLUD Masuk Dalam Perlindungan UU Ketenagakerjaan Baru
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Masuk Rutan KPK sebagai Tahanan Titipan Kejagung
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kalah Oleh Buruh Dalam Gugatan UMSK di PTUN Bandung
PTUN Bandung Kabulkan Gugatan Buruh, Batalkan Kepgub UMSK Jawa Barat 2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Somasi Tiga Kali Tak Berujung Karena Ijazah ditahan, Dua Mantan Karyawan Klinik Kecantikan Lapor Polisi.

Rabu, 16 September 2026 - 09:41 WIB

Kasus MT Fenghuang Bergulir, Kuasa Hukum Minta Peran Capt. A Tak Dinilai Sepihak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Razia Pajak Digelar di Jalan Veteran Bogor, Pengendara Menunggak Mulai Didata

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:00 WIB

HUT ke-81 RI, 1.339 Warga Binaan Lapas Cibinong Terima Remisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:20 WIB

FSPMKI Usulkan Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Dokter/Dokter Gigi Internship, Pekerja BLU/BLUD Masuk Dalam Perlindungan UU Ketenagakerjaan Baru

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB