Karaoke Diduga Tetap Beroperasi Saat Ramadan di Jepara, Keributan di Hotel Love In Berujung Laporan Polisi.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara | Mata Pena News – Dugaan pelanggaran kebijakan penutupan tempat hiburan selama bulan Ramadan di Kabupaten Jepara menjadi sorotan publik setelah terjadi keributan di sebuah tempat karaoke di kawasan Bandengan.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di tempat karaoke yang berada di Hotel Love In, Bandengan, Jepara. Keributan diduga melibatkan seorang pengunjung dengan seorang pemandu karaoke atau lady companion (LC) hingga berujung pada dugaan tindak penganiayaan.

Usai insiden itu, korban yang didampingi sejumlah rekannya mendatangi Polsek Kota Jepara untuk melaporkan kejadian tersebut.
Salah satu rekan korban berinisial D membenarkan kedatangan mereka ke kantor polisi untuk membuat laporan.

Baca Juga:  Bupati Bogor Evaluasi IKU untuk Perkuat Program Pembangunan Berbasis Data

“Benar, saya bersama korban dan beberapa teman datang ke Polsek Kota Jepara untuk melaporkan kejadian itu. Namun kami disarankan melakukan visum di rumah sakit terdekat guna melengkapi persyaratan laporan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Peristiwa ini kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Jepara sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 000.1.10/76 tertanggal 18 Februari 2026 yang mengatur penutupan sementara seluruh tempat hiburan malam, kafe, dan karaoke selama bulan Ramadan, terhitung sejak 1 Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam surat edaran tersebut, pemerintah daerah juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), camat, hingga perangkat desa untuk melakukan pengawasan secara intensif.

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Selain itu, koordinasi dengan unsur TNI dan Polri juga diminta untuk memastikan seluruh tempat hiburan benar-benar tidak beroperasi selama bulan suci.

Namun, adanya aktivitas karaoke yang diduga masih berlangsung hingga memicu keributan pada sore hari di bulan Ramadan membuat publik mempertanyakan efektivitas pelaksanaan kebijakan tersebut di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Hotel Love In belum memberikan keterangan resmi terkait insiden keributan maupun dugaan operasional karaoke selama Ramadan.

Kini perhatian masyarakat tertuju pada langkah pemerintah daerah serta aparat penegak aturan untuk memastikan kebijakan yang telah ditetapkan benar-benar ditegakkan demi menjaga ketertiban umum dan menghormati suasana bulan suci Ramadan.

M. Wakib

Penulis : M. Wakib

Berita Terkait

Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total
DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran
“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah
Diduga Terjadi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Prabujaya Prabumulih, Warga Minta Aparat Lakukan Investigasi
Warga Keluhkan Lampu Jalan Padam, Minta Wali Kota Palembang Segera Ambil Tindakan
Warga 14 Ulu Palembang Bersyukur Terima Bantuan BSPS, Berharap Rumah Dapat Dibedah Secara Menyeluruh
Diduga Dana Desa Purwosari Rp617 Juta Belum Transparan, Kepala Desa Belum Berhasil Dikonfirmasi
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:14 WIB

Mahasiswa Soroti Dampak Program MBG Dihentikan Sementara, Tuntut Evaluasi Total

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:23 WIB

DUA PEKAN PASCA KEBAKARAN BPKAD BANYUASIN: MENGAPA MASIH BELUM ADA KEJELASAN?

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tegaskan Penyaluran BBM Bersubsidi Harus Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:05 WIB

“VIRAL” PELAYANAN DESA DIDUGA TAK BERFUNGSI: Kantor Desa Suka Mulya Kerap Terkunci di Jam Kerja, Warga Terpaksa Cari Aparat ke Rumah

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Diduga Terjadi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Prabujaya Prabumulih, Warga Minta Aparat Lakukan Investigasi

Berita Terbaru