Warga Karang Agung Ilir Tagih Janji Kampanye Bupati Banyuasin, Jalan Primer 10–Primer 12 Tak Kunjung Diperbaiki

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN | Mata Pena News – Kekecewaan mendalam dirasakan masyarakat Kecamatan Karang Agung Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Warga Desa Karang Sari (Primer 10), Primer 11, hingga Desa Tabala Jaya (Primer 12) mempertanyakan realisasi janji pembangunan jalan yang, menurut mereka, pernah disampaikan Bupati Banyuasin Askolani saat kampanye Pilkada 2024.

Menurut warga, saat itu Askolani berkomitmen akan membangun dan memperbaiki ruas jalan penghubung Karang Sari Primer 10 hingga Tabala Jaya Primer 12 apabila kembali dipercaya memimpin Banyuasin untuk periode 2025–2030. Namun, hingga pertengahan 2026, masyarakat mengaku belum melihat adanya pekerjaan pembangunan maupun perbaikan di ruas jalan tersebut.

“Kami memilih karena percaya dengan janji itu. Sampai hari ini jalan tetap rusak. Tidak ada alat berat, tidak ada pembangunan, bahkan kami belum melihat adanya tanda-tanda pekerjaan,” ungkap sejumlah warga kepada Mata Pena News.

Kondisi jalan yang rusak telah berlangsung bertahun-tahun dan semakin menyulitkan aktivitas masyarakat. Saat musim kemarau, debu tebal menyelimuti permukiman dan mengganggu kesehatan warga. Sebaliknya, ketika musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang licin dan berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto: Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan TNI Percepat Pembangunan

Bagi masyarakat, jalan tersebut bukan sekadar infrastruktur, melainkan jalur utama penggerak perekonomian desa. Seluruh aktivitas, mulai dari mengangkut hasil panen, mengantar anak ke sekolah, hingga membawa warga yang sakit menuju fasilitas kesehatan bergantung pada akses jalan tersebut.

“Jalan ini urat nadi kehidupan kami. Kalau jalan rusak, ekonomi ikut lumpuh. Anak-anak sekolah kesulitan, hasil panen terlambat dijual, bahkan warga yang sakit sering kesulitan mendapatkan pertolongan,” ujar warga.

Masyarakat menilai sudah hampir dua tahun memasuki periode kedua kepemimpinan Bupati Banyuasin, namun belum ada perubahan yang dirasakan terkait kondisi jalan tersebut.

Karena itu, warga menyampaikan tiga tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin:

Segera merealisasikan pembangunan Jalan Karang Sari Primer 10 hingga Tabala Jaya Primer 12 melalui pengaspalan maupun pengecoran beton.

Baca Juga:  Hadir di Pengukuhan PWI Jabar, KDM Tekankan Pentingnya Pers Independen dan Edukatif

Menyampaikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat mengenai alasan belum terealisasinya pembangunan yang sebelumnya dijanjikan.

Memberikan kepastian waktu pelaksanaan agar masyarakat tidak terus menunggu tanpa kejelasan.

“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya meminta pemerintah menepati komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat. Jangan sampai kepercayaan rakyat hanya dibutuhkan saat pemilu, tetapi setelah itu aspirasi kami dilupakan,” tegas warga.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Banyuasin segera turun langsung meninjau kondisi jalan dan menetapkan langkah konkret untuk memperbaiki akses yang menjadi kebutuhan vital ribuan warga di Kecamatan Karang Agung Ilir.

Hingga berita ini diterbitkan, Mata Pena News masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Bupati Banyuasin Askolani maupun Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin terkait aspirasi masyarakat dan rencana penanganan ruas jalan Karang Sari Primer 10–Tabala Jaya Primer 12. Tanggapan pemerintah akan dimuat sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.

Reporter: Dony S.H. (Kaperwil Sumsel)

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB