Jakarta | Mata Pena News – PT Captain Laptop Corp terus memperkuat perannya dalam bisnis jual beli perangkat elektronik dan teknologi informasi di Indonesia. Perusahaan ini melayani pembelian berbagai jenis barang IT dan elektronik bekas dari kantor maupun pabrik dengan kondisi apa adanya, baik satuan, borongan, maupun melalui sistem lelang.
Pemilik perusahaan, Ridwan Rivai, yang juga menjabat sebagai Ketua IT di Kadin Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa perusahaannya tidak hanya fokus pada perdagangan perangkat elektronik, tetapi juga memberikan solusi bagi perusahaan yang ingin menjual komponen IT, termasuk RAM atau DRAM yang saat ini mengalami lonjakan harga secara global.
“Secara global harga RAM atau DRAM memang mengalami kenaikan sangat signifikan sejak 2025 hingga awal 2026,” ujar Ridwan kepada media, Kamis (12/3).
Menurutnya, kenaikan harga tersebut terjadi secara bertahap sepanjang 2025 hingga awal 2026. Pada 2025,
Harga DRAM meningkat sekitar 50 persen, bahkan pada beberapa kontrak pembelian di akhir tahun kenaikannya mencapai 80 hingga 100 persen. Beberapa laporan industri juga mencatat lonjakan hingga 171,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Memasuki awal 2026, harga memori untuk beberapa jenis kembali meningkat sekitar 80 hingga 90 persen dibanding kuartal terakhir 2025. Dengan demikian, secara umum harga RAM saat ini diperkirakan mencapai dua hingga hampir tiga kali lipat dibandingkan harga pada awal 2025.
Ridwan menjelaskan, lonjakan tersebut dipicu oleh beberapa faktor utama, salah satunya meningkatnya kebutuhan teknologi kecerdasan buatan dan pusat data. Permintaan server untuk pengembangan AI membutuhkan kapasitas RAM yang jauh lebih besar dibanding perangkat komputasi biasa.
Selain itu, produsen memori besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix kini lebih banyak memproduksi memori jenis HBM yang digunakan untuk teknologi AI, sehingga produksi RAM untuk komputer konsumen menjadi lebih terbatas.
“Akibatnya stok RAM untuk pasar umum berkurang, sementara permintaan terus naik, sehingga harga ikut melonjak,” kata Ridwan.
Dalam kondisi tersebut, PT Captain Laptop Corp menawarkan solusi bagi perusahaan atau instansi yang memiliki stok perangkat IT lama maupun komponen elektronik yang sudah tidak terpakai.
Perusahaan ini menerima pembelian berbagai barang seperti handphone, server, perangkat jaringan seperti Cisco, Mikrotik, dan Ubiquiti, hingga genset, AC, UPS, printer, serta berbagai perangkat elektronik lainnya
Selain itu, perusahaan juga menerima pembelian monitor atau LCD, kamera, proyektor, perangkat PABX, mesin ATM, peralatan telekomunikasi, peralatan restoran, peralatan rumah sakit hingga kendaraan operasional.
Ridwan menuturkan bahwa perusahaan yang dipimpinnya telah berpengalaman sejak tahun 2001 dalam menangani bisnis jual beli barang elektronik dan IT.
“Pengalaman kami sejak tahun 2001 menjadikan PT Captain Laptop Corp sebagai perusahaan yang profesional dan terpercaya dalam menjalin kerja sama bisnis penerimaan barang kantor dan komputer, baik melalui sistem pembelian satuan, borongan maupun lelang,” ujarnya
.
Ia menambahkan, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga kepercayaan mitra bisnis di seluruh Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan terpercaya dalam layanan jual beli barang elektronik bekas di Indonesia.
Sementara itu, misi perusahaan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan terbaik kepada konsumen dan mitra usaha, serta menyediakan barang bekas berkualitas dengan harga yang kompetitif.
Bagi masyarakat, instansi, maupun perusahaan yang ingin menjual barang IT dan elektronik bekas, PT Captain Laptop Corp membuka layanan untuk seluruh wilayah Indonesia. Kantor perusahaan berlokasi di Jalan Gandaria 3 No. 86, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
jks/Red
Penulis : Joko














