Puluhan Jurnalis FWBS Suarakan Independensi Pers, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR — Mata Pena News — Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Bogor Selatan (FWBS) menyuarakan pentingnya independensi pers sekaligus mendorong aparat penegak hukum mengusut secara tuntas dugaan praktik korupsi di Kabupaten Bogor.

Pesan tersebut disampaikan dalam aksi yang mengusung tema “Bukan Wartawan Pendopo” pada 2 Oktober 2026. Aksi tersebut menjadi bentuk penegasan bahwa insan pers harus menjalankan fungsi jurnalistik secara independen, kritis, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam pernyataan yang beredar melalui media sosial, FWBS menyampaikan agar proses penegakan hukum tidak berhenti pada tahapan penggeledahan. Masyarakat, menurut mereka, menunggu adanya kepastian hukum dari proses yang sedang berjalan.

“Jangan biarkan korupsi mengakar di Kabupaten Bogor,” menjadi salah satu pesan yang disuarakan dalam aksi tersebut.

FWBS juga mengingatkan agar masyarakat tidak menjadi korban dari dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pejabat. Pers dinilai memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan menyampaikan informasi kepada publik berdasarkan fakta yang diperoleh melalui proses jurnalistik.

Baca Juga:  Jepara Masuk Peta Program Gentengisasi Jateng, Kebutuhan Awal Capai 1,1 Juta Keping

Pers Diminta Tetap Independen

Humas Karukunan Wargi Puncak (KWP), Joe Salim, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya keberadaan pers yang independen di Kabupaten Bogor.

“Kabupaten Bogor membutuhkan pers yang berani mengungkap kebenaran, bukan sekadar menjaga kenyamanan pejabat,” ujar Joe Salim dalam pernyataan yang dikutip dari materi aksi tersebut.

Menurut pesan yang disampaikan dalam aksi, wartawan tidak semestinya hanya menjadi bagian dari aktivitas seremonial pemerintahan. Pers memiliki fungsi kontrol sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Karena itu, kerja jurnalistik dituntut tetap mengedepankan prinsip independensi, keberimbangan, verifikasi, serta kepentingan publik.

“Bukan Wartawan Pendopo”

Tema “Bukan Wartawan Pendopo” menjadi simbol kritik terhadap praktik jurnalistik yang dianggap terlalu dekat dengan kekuasaan.

Para peserta aksi menegaskan bahwa keberadaan pers harus tetap menjadi salah satu instrumen kontrol terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga:  24 Titik Kebocoran Ditemukan, Tirta Pakuan Pulihkan Aliran Air di Curug Permai

“Kami tidak butuh pers yang hanya dekat dengan kekuasaan. Kami butuh pers yang berani mengawal kebenaran,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam materi aksi.

FWBS juga mempertanyakan, apabila pers memilih diam terhadap persoalan publik, siapa yang akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kekuasaan.

Meski demikian, setiap informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah. Penentuan ada atau tidaknya tindak pidana dan pihak yang bertanggung jawab merupakan kewenangan aparat penegak hukum melalui proses hukum yang berlaku.

Aksi FWBS tersebut juga mendapat perhatian dari sejumlah insan pers dan pegiat masyarakat sipil di Bogor. Para jurnalis yang terlibat berharap fungsi pers sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial dapat terus dijalankan secara profesional.

Kabupaten Bogor, 2 Oktober 2026.

Mata Pena News Mengawal Informasi, Menjaga Independensi Pers.

 

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB