Jepara Masuk Peta Program Gentengisasi Jateng, Kebutuhan Awal Capai 1,1 Juta Keping

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

JEPARA | Mata Pena News – Kabupaten Jepara menjadi salah satu daerah yang masuk dalam peta pengembangan industri genteng tanah liat dalam program Genteng Jawa Tengah yang akan diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada akhir November 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sekaligus diarahkan untuk memperkuat penggunaan produk lokal dalam pembangunan dan program perumahan.

Pembahasan program dilakukan dalam rapat bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu (7/10/2026). Pemerintah provinsi menekankan agar pelaksanaannya memperhatikan kesiapan produksi, distribusi, hingga pembiayaan sehingga tidak membebani pemerintah daerah.

Jepara menjadi salah satu dari delapan kabupaten yang teridentifikasi memiliki produsen atau unit usaha genteng tanah liat. Secara keseluruhan terdapat 21 produsen genteng yang telah teridentifikasi di Jawa Tengah, selain Jepara juga tersebar di Banyumas, Pekalongan, Banjarnegara, Kebumen, Grobogan, Sukoharjo, dan Kabupaten Magelang.

Kehadiran Jepara dalam daftar tersebut membuka peluang bagi industri genteng lokal untuk memperoleh pasar baru, terutama jika kebutuhan genteng dari berbagai program pemerintah diarahkan menggunakan produk dalam negeri dan produksi daerah.

Baca Juga:  52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah July Emmy mengatakan, meningkatnya kebutuhan genteng dari program pemerintah berpotensi menggerakkan rantai ekonomi daerah.

“Kalau potensi ekonomi, pasti ini akan memberikan multiplier effect. Mulai dari UKM-nya sendiri, kemudian angkutan, hingga toko-tokonya, semua bergerak,” katanya.

Besarnya peluang pasar terlihat dari program perumahan pemerintah. Pada Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2025, sebanyak 3.257 dari 7.532 unit rumah menggunakan genteng sebagai penutup atap. Sementara kebutuhan genteng untuk Program Bedah Rumah 2026 diperkirakan mencapai sekitar 4,7 juta keping.

Pada tahap awal, Program Genteng Jawa Tengah diperkirakan membutuhkan sekitar 1,1 juta keping genteng.

Pemprov Jateng juga mendorong agar produsen, termasuk pelaku usaha genteng di Jepara, meningkatkan mutu dan kapasitas produksinya. Langkah tersebut dilakukan melalui pengujian mutu, pendampingan Standar Nasional Indonesia (SNI), serta peningkatan kapasitas produksi.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Apresiasi Bantuan 130 Becak Listrik dari Presiden Prabowo untuk Warga Bogor

Untuk 21 IKM genteng yang telah teridentifikasi, kebutuhan pengujian mutu diperkirakan Rp20,58 juta, sedangkan sertifikasi SNI mencapai Rp220,5 juta. Total kebutuhan pembiayaan mencapai Rp241,08 juta dan Bank Jateng menyatakan dukungan terhadap pembiayaan tersebut.

Program ini juga akan disinergikan dengan Program Tiga Juta Rumah. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah Boedyo Dharmawan mengatakan, penggunaan genteng lokal akan dimulai dari proyek bedah rumah pemerintah.

Selain itu, Pemprov Jateng akan mendorong pengembang perumahan agar ikut menggunakan genteng produksi lokal dalam proyek mereka.

Bagi Jepara, program tersebut tidak hanya menyangkut kebutuhan material bangunan. Masuknya Jepara dalam daftar daerah dengan produsen genteng tanah liat menjadi peluang untuk memperkuat IKM lokal, membuka pasar baru, serta menggerakkan sektor pendukung mulai dari tenaga kerja, transportasi hingga perdagangan.

Program Genteng Jawa Tengah direncanakan diluncurkan pada akhir November 2026 dengan kebutuhan awal sekitar 1,1 juta keping genteng***

Yuda

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB