BOGOR | Mata Pena News – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bergerak cepat menangani keluhan pelanggan terkait gangguan distribusi air bersih di wilayah Curug Permai. Hasil penelusuran jaringan menemukan 24 titik kebocoran tersembunyi yang diduga menjadi penyebab terganggunya aliran air ke rumah-rumah warga.
Direktur Operasional Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Dani Rakhmawan, mengatakan tim teknis langsung diterjunkan setelah menerima laporan dari pelanggan. Penanganan dilakukan melalui analisis jaringan perpipaan dan pelacakan kebocoran (leak detection).
“Setelah menerima laporan dari pelanggan, Perumda Tirta Pakuan menerjunkan tim khusus untuk melakukan analisis jaringan secara mendalam serta pelacakan kebocoran,” ungkap Dani saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (18/10/2026).
Dari hasil investigasi di sepanjang jalur perpipaan wilayah Curug Permai, tim teknis berhasil mengidentifikasi 24 titik kebocoran tersembunyi. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mengganggu kelancaran distribusi air kepada pelanggan.
Untuk memulihkan pelayanan, tim perbaikan jaringan segera melakukan penanganan terhadap seluruh titik kebocoran yang ditemukan, baik melalui penambalan maupun penggantian pipa sesuai kebutuhan di lapangan.
“Guna memulihkan suplai air secara optimal, tim perbaikan jaringan Perumda Tirta Pakuan segera melakukan penanganan dan perbaikan pada seluruh titik kebocoran yang ditemukan,” jelasnya.
Dani menyampaikan, perbaikan tersebut memberikan dampak positif terhadap distribusi air di kawasan Curug Permai. Pelanggan yang sebelumnya mengalami kondisi air tidak mengalir kini dilaporkan sudah kembali mendapatkan pasokan air bersih.
“Setelah perbaikan 24 titik kebocoran tersebut, tekanan air di jaringan distribusi wilayah Curug Permai kembali normal dan berada pada kondisi ideal,” paparnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah bersabar dan aktif melaporkan gangguan pelayanan. Menurutnya, laporan pelanggan menjadi bagian penting dalam membantu petugas mengidentifikasi permasalahan jaringan secara lebih cepat dan tepat.
Dani menegaskan, kualitas pelayanan dan kelancaran pasokan air bersih kepada masyarakat tetap menjadi prioritas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Penanganan kebocoran di Curug Permai, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam merespons keluhan pelanggan dan menjaga keandalan jaringan distribusi.
“Kami berterima kasih kepada pelanggan atas laporannya, sehingga kami dapat mendeteksi serta menyelesaikan masalah jaringan ini hingga tuntas,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi kebocoran pipa atau mengalami gangguan distribusi air bersih. Laporan dapat disampaikan melalui saluran resmi layanan pelanggan maupun media sosial resmi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.
Dengan adanya partisipasi aktif masyarakat, perusahaan berharap gangguan pelayanan dapat segera teridentifikasi dan ditangani sehingga kebutuhan air bersih pelanggan tetap terpenuhi.
Redaksi | Mata Pena News














