Tangerang Selatan | Mata Pena News – Pesantren Alwafi International Islamic Boarding School (WIIBS) sukses mengadakan Forum Group Discussion (FGD) bertema “Menuju Sekolah Islam Internasional: Tantangan, Peluang, dan Strategi Implementasi” di Aula Serbaguna, Gedung Kualitas pada Sabtu (30/11/2024)
Acara ini dihadiri oleh 127 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, praktisi Pendidikan islam, dan pemerhati pendidikan Islam.
Acara dibuka oleh Ustadz Yusuf Utsman Baisa, Lc., yang menekankan pentingnya visi bersama dalam membawa sekolah Islam ke tingkat internasional. “Sekolah Islam harus memiliki manajemen, kurikulum, dan metodologi yang sesuai dengan standar internasional
Kita mulai dari sini, bersama menuju global,” ujar beliau. Ustadz Yusuf juga menyoroti langkah nyata Alwafi yang telah menjalin kerja sama dengan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), institusi yang dikenal dengan program inovatif Sekolah Pintar Permata.
Pembina Alwafi, Ustadz Ali Saman Hasan, Lc., LL.M., M.A., menyampaikan bahwa WIIBS telah memulai langkah-langkah menuju internasionalisasi dengan menghadirkan ahli dari UKM untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, Ketua Yayasan, Ustadz Marullah Marzuq, LL.M., M.Ag.,
Beserta jajaran dewan mudir dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Alwafi turut hadir mendukung acara ini.
Diskusi yang Menginspirasi
Moderator, Dr. Khairan Muhammad Arif, M.Ed., memandu jalannya diskusi dengan dinamis. Any Sayekti, S.H., M.A.,
Dari Setditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, menyampaikan keynote speech tentang pentingnya regulasi dan tata kelola yang mendukung pengembangan sekolah Islam internasional.
Sesi 1: Peluang dan Tantangan
Dalam sesi ini, Prof. Dr. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D., membahas peran pendidikan karakter sebagai pondasi penting bagi sekolah Islam internasional dalam membentuk generasi unggul
Di sisi lain, Dr. Ahmad Fathoni, Lc., M.A., Ph.D., menekankan pentingnya lingkungan belajar multikultural sebagai sarana memperluas wawasan global siswa.
Sesi 2: Diskusi Panel
Panel ini menghadirkan Prof. Dr. Dede Rosyada, M.A., yang memaparkan kebijakan pendidikan untuk mendukung sekolah Islam berbasis internasional. Sementara itu, Prof. Madya Dr. Rorlinda Yusof dari UKM menjelaskan strategi pengembangan bakat dan kecerdasan siswa sesuai kebutuhan global.
Sesi 3: Strategi Implementasi
Diskusi diakhiri dengan paparan Dr. H. Idrianto Faishal, M.A., yang berbagi pengalaman membangun sekolah berasrama dengan standar internasional, memberikan inspirasi praktis bagi peserta
FGD ini juga menjadi momen bersejarah dengan peluncuran Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Alwafi, yang menawarkan program unggulan Manajemen Pendidikan Islam. Program ini merupakan wujud komitmen Alwafi dalam mencetak kader ulama, entrepreneur, birokrat, dan teknokrat masa depan.
Para peserta memberikan apresiasi tinggi terhadap FGD ini, menyebutnya sebagai langkah strategis untuk mendorong pendidikan Islam di Indonesia ke tingkat global.














