MUTIARA HIKMAH PROF. DR. BES

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

MUTIARA HIKMAH PROF. DR. BES

Mata Pena News –

Jumat, 28 Agustus 2026

“NIAT YANG IKHLAS, PERJUANGAN YANG MILITAN, DAN CARA YANG BIJAKSANA”

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَ ۖ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

“Dan katakanlah, ‘Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin. Dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.’”

(QS. At-Taubah: 105)

Ayat ini mengajarkan bahwa manusia diperintahkan untuk bekerja, beramal, dan berbuat nyata. Namun, amal tidak cukup hanya dengan semangat. Ia harus dilandasi niat yang benar, cara yang benar, serta tujuan yang benar.

Pertanyaannya: Bagaimana kita mengetahui bahwa perjuangan kita benar-benar karena Allah, bukan karena ego atau rasa takut?

1. MEMERIKSA NIAT: ALLAH, EGO, ATAU KETAKUTAN?

Salah satu cara melakukan muhasabah adalah melihat keadaan hati ketika tidak ada seorang pun yang memberikan pujian.

Jika karena Allah:

Tetap bekerja meskipun tidak dipuji, tidak dikenal, dan tidak mendapatkan penghargaan. Kritik dijadikan bahan introspeksi.

Jika karena ego:

Mudah kecewa ketika tidak dihargai, marah ketika dikritik, dan merasa keberhasilan harus selalu dikaitkan dengan dirinya.

Jika karena ketakutan:

Berbuat hanya ketika ada tekanan, pengawasan, atau ancaman. Ketika tekanan hilang, semangat pun ikut menghilang.

Karena itu, salah satu pertanyaan penting untuk diri sendiri adalah:

“Apakah saya tetap mau melakukan kebaikan ketika tidak ada seorang pun yang mengetahui?”

Jika jawabannya tetap ya, maka di situlah kita belajar menumbuhkan keikhlasan.

RUMUS NIAT

LILLAH → BILLAH → FILLAH → ‘ALALLAH

Lillah — karena Allah.

Billah — dengan pertolongan Allah.

Fillah — di jalan Allah.

‘Alallah — menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah.

2. QS. AT-TAUBAH: 111 — PENGORBANAN DAN KESUNGGUHAN

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اَنْفُسَهُمْ وَاَمْوَالَهُمْ بِاَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ

“Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.”

Baca Juga:  18 Pejabat Dilantik Prabowo, Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Baru

(QS. At-Taubah: 111)

Ayat ini menggambarkan betapa tinggi nilai pengorbanan seorang mukmin dalam menjalankan kebaikan.

Perjuangan tidak selalu berarti pertentangan atau kekerasan. Dalam kehidupan bermasyarakat, perjuangan dapat diwujudkan melalui menuntut ilmu, bekerja dengan jujur, membantu masyarakat, melawan korupsi melalui jalur hukum, membangun ekonomi umat, berdakwah dengan hikmah, serta memperjuangkan keadilan secara damai dan konstitusional.

Militansi seorang muslim bukan diukur dari kemarahan dan keberaniannya membuat kerusakan, tetapi dari keteguhan memegang kebenaran, kesabaran dalam menghadapi ujian, dan konsistensinya memberikan manfaat.

3. IDEA, METODE, DAN CARA TEKNIS DALAM BERJUANG

Islam tidak mengajarkan perjuangan yang asal bersemangat. Perjuangan membutuhkan ilmu, hikmah, perencanaan, organisasi, dan evaluasi.

IDEA — VISI

Perjuangan harus mempunyai tujuan yang jelas: menegakkan tauhid, keadilan, akhlak, kemaslahatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Bukan sekadar mengganti siapa yang berkuasa, tetapi memperbaiki sistem kehidupan agar semakin dekat dengan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan.

METODE — MANHAJ

Dari perjalanan dakwah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, kita belajar pentingnya membangun manusia, membangun persaudaraan, membangun organisasi, kemudian melakukan aksi nyata.

Pertama, TA’LIM — pendidikan.

Membangun manusia melalui ilmu, akhlak, tauhid, dan kesadaran.

Kedua, TANZIM — organisasi.

Membangun kerja sama, pembagian tugas, kedisiplinan, dan persatuan.

Ketiga, TANFIDZ — pelaksanaan.

Menerjemahkan gagasan menjadi tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

CARA TEKNIS — FIQHUL WAQI’

Perjuangan juga harus memahami realitas.

Dakwah: hadir di tengah masyarakat dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Ekonomi: membangun koperasi, usaha produktif, wakaf produktif, dan kemandirian ekonomi.

Politik: memperjuangkan kepentingan rakyat melalui jalur demokrasi dan konstitusi.

Media: menyampaikan informasi yang benar, berimbang, mendidik, dan menawarkan solusi.

Advokasi: memperjuangkan keadilan melalui mekanisme hukum, dialog, dan institusi yang sah.

Keamanan: menjaga ketertiban, menghindari kekerasan, provokasi, fitnah, dan tindakan yang merugikan masyarakat.

4. KEKUATAN HARUS DISIAPKAN

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاَعِدُّوْا لَهُمْ مَّا اسْتَطَعْتُمْ مِّنْ قُوَّةٍ

“Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi.”

Baca Juga:  Beauty World Executive Clinic Growth Summit 2026 Dorong Klinik Aesthetic Indonesia Naik Level: Dari Clinical Excellence hingga AI-Powered Growth

(QS. Al-Anfal: 60)

Dalam konteks kehidupan umat hari ini, kekuatan dapat diwujudkan melalui:

ILMU — SDM — EKONOMI — MENTAL — JARINGAN — TEKNOLOGI — KEPEMIMPINAN.

Kekuatan tanpa ilmu dapat menjadi kesombongan.

Ilmu tanpa amal menjadi kesia-siaan.

Semangat tanpa hikmah dapat menimbulkan kerusakan.

Karena itu:

JUANG = IKHLAS + PENGORBANAN + ILMU + HIKMAH + AKSI NYATA

Kita diperintahkan untuk berusaha sebaik-baiknya. Adapun hasil akhirnya, kita serahkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

5. PAKTA INTEGRITAS KADER UMAT ISLAM

“IKHLAS DAN MILITAN UNTUK INDONESIA BERTAKWA”

BISMILLAH. DEMI ALLAH, SAYA BERJANJI:

1. NIAT LILLAH

Saya akan bekerja dengan niat karena Allah, bukan semata-mata karena jabatan, popularitas, pujian, atau kepentingan pribadi.

2. JUJUR DAN AMANAH

Saya akan menjaga amanah, menjauhi korupsi, kebohongan, fitnah, dan pengkhianatan.

3. SIAP DIKOREKSI

Saya akan mengendalikan ego. Jika salah, saya bersedia mengakui dan memperbaiki. Jika dikritik, saya akan mendengarkan dan mengambil pelajaran.

4. SIAP BERKORBAN

Saya siap memberikan waktu, tenaga, pikiran, dan harta untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara sesuai kemampuan saya.

5. BERJUANG DENGAN HIKMAH

Saya akan berjuang dengan gagasan yang jelas, metode yang tertata, dan cara yang terukur. Saya menolak anarkisme, provokasi, fitnah, dan kekerasan yang tidak dibenarkan.

Saya memilih ilmu daripada kebodohan, dialog daripada permusuhan, hukum daripada main hakim sendiri, dan persatuan daripada perpecahan.

PENUTUP

وَمَنْ اَوْفٰى بِعَهْدِهٖ مِنَ اللّٰهِ

“Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah?”

Maka, jangan hanya bertanya:

“Apa yang akan saya dapat dari perjuangan ini?”

Tetapi bertanyalah:

“Apa yang sudah saya berikan untuk Allah, umat, dan bangsa?”

Sebab perjuangan yang benar bukan hanya tentang seberapa keras kita bergerak, tetapi juga seberapa ikhlas niat kita, seberapa benar cara kita, dan seberapa besar manfaat yang kita berikan.

IKHLAS DALAM NIAT.

MILITAN DALAM KEBAIKAN.

CERDAS DALAM STRATEGI.

SANTUN DALAM CARA.

AMANAH DALAM PENGABDIAN.

BISMILLAH, BERJUANG UNTUK INDONESIA YANG ADIL, DAMAI, BERMARTABAT, DAN BERTAKWA.

Salam perjuangan.

BES — Brother Eggi Sudjana

 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB