Jakarta | Mata Pena News – Partai Perubahan sukses menggelar hajatan besar bertajuk Rembuk Nasional (Rembuknas) yang bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pertama partai tersebut.
Acara penting ini berlangsung pada Senin, 10 November 2025, di Gelanggang Remaja Kramat Jati, Jalan Balai Rakyat No. 49, Balekambang, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Kegiatan yang dihadiri kader dan perwakilan dari berbagai daerah itu berjalan tertib, khidmat, dan kondusif, mencerminkan kedewasaan Partai Perubahan dalam berorganisasi. Momen ini menjadi tonggak konsolidasi penting bagi partai yang tengah meneguhkan posisinya di kancah politik nasional.
<span;>Muhammad Ghufron Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Partai Perubahan
Puncak Rembuk Nasional diwarnai dengan pemilihan Ketua Umum baru. Dalam sidang paripurna yang dihadiri seluruh unsur partai, Muhammad Ghufron terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Perubahan periode 2025–2030.
Pemilihan tanpa voting ini menunjukkan soliditas internal dan kepercayaan penuh kader terhadap sosok Ghufron. Ia dinilai sebagai figur yang memiliki integritas, visi kuat, dan kemampuan memimpin organisasi menuju perubahan nyata.
“Partai Perubahan harus tetap menjadi wadah perjuangan rakyat. Kita pastikan arah perjuangan partai selalu berpihak pada kesejahteraan bangsa,” ujar Muhammad Ghufron dalam pidato perdananya.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi dan mempercepat pencapaian tujuan besar yang telah dicanangkan sejak partai ini berdiri.
Momentum Spesial: HUT Bertepatan dengan Hari Pahlawan
Perayaan HUT pertama Partai Perubahan tahun ini memiliki makna istimewa karena berlangsung tepat pada Hari Pahlawan, 10 November.
Keselarasan tanggal ini dianggap sebagai simbol semangat perjuangan dan pengabdian bagi kepentingan rakyat.
Menurut Ketua Umum, semangat kepahlawanan menjadi roh perjuangan Partai Perubahan yang tertuang dalam slogan utamanya:
“Dari rakyat, oleh rakyat, untuk semesta.”
Ghufron menegaskan, slogan tersebut bukan sekadar kalimat, tetapi penegasan komitmen politik partai untuk memperjuangkan kedaulatan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Fokus Baru: Pengokohan Visi-Misi Kerakyatan
Di bawah kepemimpinan baru, Partai Perubahan menegaskan fokus utama pada pengokohan visi dan misi kerakyatan.
Periode 2025–2030 diharapkan menjadi fase akselerasi bagi partai untuk menerjemahkan gagasan besar menjadi program konkret dan berdaya guna bagi masyarakat.
Partai menegaskan, tujuan fundamentalnya adalah menciptakan tatanan negara yang lebih baik, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Setiap langkah politik dan kebijakan partai diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar retorika.
Apresiasi dan Semangat Kekeluargaan
Rembuk Nasional dan HUT pertama juga menjadi ajang mempererat ikatan emosional antaranggota partai.
Pimpinan Partai Perubahan menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran dan partisipasi aktif seluruh kader dan simpatisan dari berbagai wilayah.
Kehadiran mereka dinilai bukan hanya bentuk loyalitas, melainkan juga manifestasi semangat kekeluargaan dan solidaritas politik yang menjadi fondasi perjuangan Partai Perubahan ke depan.
Dengan terpilihnya Muhammad Ghufron sebagai Ketua Umum baru, Partai Perubahan menapaki babak baru perjuangannya — mengokohkan diri sebagai gerakan politik rakyat yang berpihak pada keadilan, kemajuan, dan masa depan Indonesia.
Redaksi Matapenanews














