Mantan Menteri Kehutanan Ungkap Penyebab Bencana Sumatera–Aceh Tamiang: “Ini Ulah Tangan Manusia”

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News — Mantan Menteri Kehutanan MS. Kaban akhirnya angkat bicara terkait bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh Tamiang. Dalam keterangannya di kediamannya, Jalan Budi Agung, Bogor, ia menegaskan bahwa kerusakan parah di kawasan hulu merupakan faktor utama yang memperburuk bencana tahun ini.

Menurut Kaban, kawasan hulu Tamiang semestinya berstatus hutan lindung, sehingga tidak seharusnya terjadi aktivitas eksploitasi yang dapat merusak struktur ekosistem.
“Saya yakin di hulu Tamiang itu tidak ada HPH. Pertanyaannya: apakah ada pembukaan kebun sawit? Berapa luasnya? Dan apakah berizin?” ujarnya.

Ia juga menyoroti keberadaan lumpur setebal dua meter yang menutupi sejumlah titik terdampak, yang menurutnya menjadi bukti kuat adanya kerusakan ekologis serius di area hulu.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Contoh Kasus Jawa Barat: 4 Hektare Longsor Tenggelamkan Satu Desa
Kaban kemudian menyinggung pengalamannya meninjau bencana longsor di Jawa Barat beberapa tahun lalu. Ia menyebutkan bahwa meski area longsor hanya sekitar 4 hektare, dampaknya mampu menenggelamkan satu desa.

“Kalau empat hektare saja bisa menenggelamkan satu desa, apalagi yang terjadi di Sumatera,” katanya mempertegas.

<span;>Tambang Terbuka di Kawasan Sensitif: Ancaman Serius
Lebih jauh, ia menyoroti penggunaan metode tambang terbuka (open field) di sejumlah lokasi sensitif di Sumatera Utara, termasuk kawasan hutan lindung dan taman nasional.

“Ini berbahaya. Kayu-kayu yang hanyut harus diselidiki asal-usulnya. Perusahaan yang beroperasi perlu ditinjau, bahkan dihentikan sementara bila izinnya bermasalah,” tegasnya.

Kaban turut menyinggung maraknya izin tambang yang muncul dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kasus kontroversial pembukaan tambang di Raja Ampat, yang berstatus taman nasional.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

“Masa taman nasional bisa dibuka tambang? Itu jelas melanggar. Jangan diam saja,” ujarnya.

<span;>“Bencana Ini Akibat Ulah Manusia”
Dalam pernyataannya, MS. Kaban menegaskan bahwa bencana yang melanda Sumatera dan Aceh Tamiang bukanlah semata-mata faktor alam.

“Banjir dan longsor ini akibat tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Kawasan lindung dirusak, izin dikeluarkan tanpa kajian ekologis yang tepat. Ini harus dihentikan.”

Pernyataan keras mantan Menteri Kehutanan ini memicu kembali diskursus nasional mengenai tata kelola hutan, izin tambang, dan perlunya pengawasan ketat terhadap aktivitas bisnis di kawasan dengan fungsi ekologis vital.

Rudy

Berita Terkait

H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
REDI GUSTRO, KETUA PAGUYUBAN PENYULING MINYAK MUBA: SUARAKAN ASPIRASI 10.000 KK
BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126
Aktivis Jaminan Sosial Indra Munaswar Berpulang, Dunia Gerakan Buruh dan JKN Kehilangan Sosok Pejuang
Heri Irawan: Jamkeswatch Semarang Raya Harus Hadir dan Berani Kawal Hak Masyarakat atas Jaminan Kesehatan
Hasil Audiensi AMPB dengan DPR: RUU Perampasan Aset Ditargetkan Disahkan 15 Desember 2026
Terima Perwakilan PT John Toys Indonesia Korea, Bamsoet Dorong Kolaborasi Kampus dan Dunia Usaha
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:04 WIB

H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 10 September 2026 - 09:18 WIB

REDI GUSTRO, KETUA PAGUYUBAN PENYULING MINYAK MUBA: SUARAKAN ASPIRASI 10.000 KK

Jumat, 4 September 2026 - 21:05 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 2 September 2026 - 20:30 WIB

Aktivis Jaminan Sosial Indra Munaswar Berpulang, Dunia Gerakan Buruh dan JKN Kehilangan Sosok Pejuang

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB