Jemput Bendera Pusaka di Malasari, Rudy Susmanto Ajak Warga Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

NANGGUNG | Mata Pena News – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor menjadikan momentum penjemputan bendera pusaka sebagai sarana untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat persatuan dalam membangun daerah dan Indonesia.

 

Pesan tersebut disampaikan Rudy saat menghadiri kegiatan penjemputan bendera pusaka milik Pemerintah Kabupaten Bogor di rumah sejarah bekas Kantor Bupati Bogor pada masa revolusi fisik di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Minggu (9/8/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Menurut Rudy, keberadaan rumah sejarah di Malasari memiliki arti penting dalam perjalanan Kabupaten Bogor. Tempat tersebut menjadi salah satu saksi perjuangan bangsa Indonesia, khususnya pada masa revolusi fisik.

 

“Dalam momentum yang sangat bersejarah buat Kabupaten Bogor, kita berdiri bersama-sama di tempat yang sangat terhormat dan sakral bagi berdirinya Kabupaten Bogor serta perjuangan bangsa Indonesia. Kita berada di rumah sejarah bekas Kantor Bupati pada masa revolusi fisik,” ujar Rudy.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

 

Ia menegaskan, bendera pusaka yang dijemput bukan sekadar kain berwarna merah dan putih. Bendera tersebut menyimpan nilai sejarah dan menjadi simbol perjuangan bangsa.

 

Rudy menyebut, bendera itu merupakan bendera pertama yang dikirim Pemerintah Pusat Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Bogor pada 1948.

 

Karena itu, penjemputan bendera pusaka tersebut dimaknai sebagai upaya untuk kembali menghidupkan semangat perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian para pahlawan kepada bangsa dan negara.

 

“Satu bendera dijemput, maka kita menjemput sebuah semangat perjuangan para pahlawan. Kita menjemput sebuah keikhlasan pengabdian para pahlawan mengabdi kepada bangsa dan negara ini. Kita sebagai penerusnya wajib turut serta bersama-sama mengisi kemerdekaan,” katanya.

 

Rudy menilai semangat tersebut penting untuk terus diwariskan kepada generasi penerus. Kemerdekaan, kata dia, bukan sekadar warisan sejarah, tetapi juga amanah yang harus diisi melalui kerja nyata dan pengabdian.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

 

Ia juga berharap momentum penjemputan bendera pusaka dapat menjadi perekat kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor di tengah keberagaman dan berbagai perbedaan yang ada.

 

Menurutnya, perbedaan tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun daerah. Sebaliknya, seluruh elemen masyarakat harus berjalan bersama dengan tujuan yang sama.

 

“Mudah-mudahan momentum hari ini, kita menjemput bendera pusaka yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, menjadi momentum kebersamaan kita merajut perbedaan-perbedaan yang ada di Kabupaten Bogor dengan satu tujuan: membangun bangsa Indonesia, membangun Bogor bersama-sama,” ujar Rudy.

 

Momentum di rumah sejarah Malasari itu sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para pendahulu tidak berhenti pada masa kemerdekaan, tetapi harus terus diwujudkan melalui persatuan, pengabdian, dan kerja bersama untuk kemajuan Kabupaten Bogor.

Red

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB