Diskominfo Bogor Perkuat Statistik Sektoral, Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 12:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

CIBINONG, MATA PENA NEWS — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat tata kelola data sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan dan kebijakan pembangunan daerah.

 

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor menggelar Review Penyusunan Rekomendasi Kompilasi/Survei Statistik Sektoral pada Perangkat Daerah Tahun 2026, di Ruang Rapat Tirto Adhi Soerjo Diskominfo Kabupaten Bogor, Senin (14/9/2026).

 

Kegiatan tersebut diarahkan untuk memastikan data statistik yang dihasilkan oleh setiap perangkat daerah memiliki kualitas yang baik, mutakhir, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan.

 

Data sektoral dinilai memiliki peran strategis karena menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menyusun perencanaan, melaksanakan program, memantau perkembangan pembangunan hingga melakukan evaluasi terhadap hasil kebijakan.

 

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor mengatakan, proses review diperlukan agar setiap usulan kegiatan statistik benar-benar sesuai kebutuhan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

 

Melalui kegiatan tersebut, Diskominfo melakukan evaluasi terhadap berbagai usulan statistik, mengidentifikasi kekurangan, sekaligus menyelaraskan kebutuhan data antarperangkat daerah.

 

“Ini penting agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga:  Peran Penting Dinsospermades dalam Realisasi Banprov di Desa-Desa Jepara

 

Diskominfo Perkuat Peran sebagai Wali Data

 

Sebagai wali data daerah, Diskominfo Kabupaten Bogor memiliki peran dalam mengoordinasikan penyelenggaraan statistik sektoral di lingkungan pemerintah daerah.

 

Tidak hanya berkaitan dengan pengumpulan data, kualitas penyajian dan kemudahan akses terhadap data juga menjadi perhatian.

 

Data yang baik diharapkan dapat disajikan secara jelas sehingga mudah dimanfaatkan oleh pemerintah maupun dipahami oleh masyarakat.

 

Penguatan koordinasi antarperangkat daerah juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), sejalan dengan prinsip Satu Data Indonesia.

 

Dengan koordinasi yang lebih baik, diharapkan tidak terjadi perbedaan data antarinstansi dan setiap informasi yang digunakan dalam penyusunan kebijakan memiliki dasar yang jelas.

 

Statistik Kebencanaan untuk Mendukung Pengambilan Keputusan

 

Manfaat penguatan statistik sektoral juga dirasakan oleh perangkat daerah yang menangani urusan kebencanaan.

 

Peserta kegiatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Muhammad Sybromalesi, mengapresiasi pelaksanaan review tersebut.

 

Menurutnya, statistik sektoral dapat membantu BPBD menghasilkan informasi yang lebih terukur untuk mendukung proses pengambilan keputusan di bidang kebencanaan.

Baca Juga:  Jepara Masuk Peta Program Gentengisasi Jateng, Kebutuhan Awal Capai 1,1 Juta Keping

 

Ia menjelaskan bahwa kegiatan statistik tidak hanya mencatat pelaksanaan program, tetapi juga dapat menggambarkan output maupun outcome dari setiap subkegiatan yang dilakukan perangkat daerah.

 

“Jadi, setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki hasil yang dapat didata dan menjadi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan,” jelasnya.

 

Ia berharap kegiatan review statistik sektoral dapat dilakukan secara berkelanjutan karena data yang akurat sangat dibutuhkan, terutama dalam menentukan langkah penanganan dan kebijakan di bidang kebencanaan.

 

Dorong Data Berkualitas dan Akuntabel

 

Pemkab Bogor mendorong seluruh perangkat daerah agar semakin aktif memastikan setiap data yang dihasilkan memiliki kebutuhan yang jelas, metode pengumpulan yang tepat, memenuhi standar kualitas, serta dapat dipertanggungjawabkan.

 

Penguatan statistik sektoral bukan sekadar persoalan administrasi data. Lebih dari itu, kualitas data akan menentukan kualitas perencanaan dan keputusan pemerintah.

 

Dengan data yang akurat dan terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus semakin tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

 

(Mata Pena News)

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB