Jepara | Mata Pena News – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah, warga Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, menggelar perayaan meriah di kawasan Sendang Pancuran, RT 35/RW 07. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Muharram, sekaligus sebagai ajang pelestarian budaya lokal bertajuk Nguri-uri Budaya Belik Sendang Pancuran.
Kepala Desa Apresiasi Antusiasme Warga
Kepala Desa Pancur, Bapak Muh. Arif Asharudin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap, tradisi ini dapat terus dijaga dan menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Melestarikan Warisan Leluhur
Perayaan 1 Muharram tidak hanya sebagai momentum keagamaan, tetapi juga menjadi wahana untuk melestarikan budaya lokal yang diwariskan oleh leluhur, khususnya melalui tradisi Belik Sendang Pancuran. Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan akan pentingnya menjaga kearifan lokal dan sumber mata air sebagai simbol kehidupan.
Sarat Nilai Keagamaan dan Kebudayaan
Tradisi peringatan 1 Muharram di Desa Pancur sarat akan nilai religius dan kebudayaan. Selain menjadi bentuk rasa syukur atas datangnya tahun baru Islam, kegiatan ini juga memperkuat identitas budaya desa yang terus dijaga secara turun-temurun.
Yuda














