Sukabumi | Mata Pena News — Puluhan rumah warga di Kampung Cireunik RT 02 RW 05, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ambruk akibat pergeseran tanah yang terjadi pada Sabtu, 22 November 2025. Warga hingga kini mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah daerah.
Kejadian bermula saat warga sedang beraktivitas di rumah dan sawah. Secara tiba-tiba tanah bergerak, menyebabkan tembok rumah warga retak. Menyadari bahayanya, warga segera mengungsi ke rumah tetangga dan sanak saudara terdekat.
“Pergeseran tanah terjadi lagi untuk kedua kalinya pada hari yang sama. Beberapa rumah langsung roboh total. Untungnya tidak ada korban jiwa karena warga sudah mengungsi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Akibat bencana ini, kondisi rumah warga hancur 100 persen, hanya menyisakan puing-puing bangunan. Hingga saat ini, warga yang terdampak belum menerima bantuan nyata dari pemerintah desa maupun pemerintah Kabupaten Sukabumi.
“Memang ada aparat desa yang meninjau lokasi, tapi sampai sekarang belum ada realisasi bantuan,” lanjut warga tersebut.
Warga terdampak berharap pemerintah desa, kecamatan, dan Kabupaten Sukabumi segera menyalurkan bantuan. Mereka menekankan perlunya tanggap darurat agar korban bencana dapat segera mendapatkan tempat tinggal sementara dan kebutuhan dasar lainnya.
Rahmat Ayax














