Bantuan Bibit Padi untuk Petani Desa Ujung Pandan Diselewengkan?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 11:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News – Bantuan bibit padi yang diserahkan kepada Gapoktan Ngopeni 1 inisial (T) dan Ngopeni 2 inisial (S) pada April 2024 diduga diselewengkan oleh Ketua BPD Desa Ujung Pandan inisial (SH). Seorang petani dari Dukuh Karangpandan mengungkapkan bahwa bantuan bibit padi tersebut tidak disalurkan kepada petani, melainkan diduga diubah menjadi beras dan dijual.

*Dugaan Korupsi Bantuan Bibit Padi*

Dugaan penyelewengan bantuan bibit padi ini menimbulkan kekecewaan dan kemarahan di kalangan petani. Bantuan yang seharusnya membantu meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, justru menjadi sumber keuntungan bagi oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Pertanggungjawaban

Gapoktan Ngopeni 1 inisial (T) dan Ngopeni 2 inisial (S) yang bertanggung jawab atas bantuan tersebut perlu memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait dugaan penyelewengan ini.

Tindakan yang Perlu Dilakukan

Perlu dilakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui kebenaran dugaan penyelewengan bantuan bibit padi ini. Jika terbukti, Ketua BPD Desa Ujung Pandan inisial (SH) harus bertanggung jawab dan dijatuhi sanksi/pidana yang sesuai.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

*Pemberdayaan Petani dan Transparansi*

Pemberdayaan petani dan peningkatan transparansi dalam penyaluran bantuan perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyelewengan serupa di masa depan. Petani berhak mendapatkan bantuan yang seharusnya mereka terima untuk meningkatkan kesejahteraan dan produksi mereka.

Red Bian

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB