Jakarta | Mata Pena News – Hujan deras yang mengguyur Bali sejak Selasa (9/9/2025) dini hari memicu banjir di sejumlah wilayah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 9 orang meninggal dunia dan 6 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana ini.
Sebanyak 202 kepala keluarga atau 620 jiwa terdampak langsung banjir yang melanda enam kabupaten/kota, yakni Denpasar, Jembrana, Gianyar, Klungkung, Badung, dan Tabanan.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy merinci korban tewas terdiri dari 4 orang di Denpasar, 1 orang di Badung, 2 orang di Jembrana, dan 2 orang di Gianyar. Sementara tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap enam korban hilang.
“Banjir di Kota Denpasar dan sekitarnya sejak dini hari hingga menjelang siang menyebabkan kerusakan bangunan serta jatuhnya korban jiwa dan materiil,” kata Ariasandy.
Pemerintah daerah bersama BNPB telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana untuk mempercepat upaya evakuasi, penyelamatan korban, serta pemulihan awal pascabencana.(*)














