Ari Chandra Resmi Mundur dari Ketua Umum Partai Pelita, Fokus Cetak Pemimpin Masa Depan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Pena News – Archan (Ari Chandra Kurniawan, S.E., M.Pd.) resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Pelita. Keputusan ini menandai babak baru pengabdian Archan, dari ranah politik praktis menuju fokus utama pada pembinaan kader dan penguatan kepemimpinan Islam.

Dalam pernyataan resminya, Archan menegaskan bahwa langkah tersebut bukanlah bentuk mundur dari perjuangan, melainkan transformasi peran strategis yang dinilai lebih relevan dengan tantangan kepemimpinan bangsa saat ini.

“Krisis kepemimpinan berbasis nilai-nilai Islam sudah berada pada titik yang sangat mendesak. Kita perlu membangun pemimpin dari hulunya—dari akhlak, visi, dan kesadaran spiritual,” ujar Archan.

Pengalaman Politik sebagai Bekal Strategis

Selama memimpin Partai Pelita, Archan terlibat langsung dalam berbagai dinamika politik nasional, mulai dari konsolidasi organisasi, penguatan kader, hingga penggerakan simpatisan pada momentum Pilpres dan Pilkada. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi proses pembelajaran penting dalam memahami kepemimpinan publik secara utuh.

“Pengalaman memimpin partai memberi perspektif yang luas tentang kekuasaan, tanggung jawab, dan realitas kepemimpinan. Semua itu menjadi bekal berharga untuk memperkuat pelatihan kepemimpinan Islam yang selama ini saya rintis,” katanya.

Sebelum aktif di dunia politik, Archan dikenal sebagai trainer, motivator, dan penulis di bidang kepemimpinan serta pengembangan karakter. Pendekatan yang ia kembangkan banyak bertumpu pada sirah Nabawiyah dan filosofi shalat berjamaah sebagai model kepemimpinan kolektif.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

 

Dari Politik ke Pengkaderan: Kembali ke “Fase Mekkah”

Archan memaknai politik sebagai “fase Madinah”—fase membangun negara dan sistem. Namun ia menilai saat ini dibutuhkan kesadaran kolektif untuk kembali ke “fase Mekkah”, yakni fase pembentukan karakter, nilai, dan kesadaran kepemimpinan.

“Tanpa fondasi spiritual dan moral yang kuat, kepemimpinan negara akan rapuh. Karena itu saya memilih kembali membangun manusianya,” jelas Archan.

MANSA, Kendaraan Baru di Luar Politik

Dalam fase baru ini, Archan memilih mengembangkan MANSA (Majelis Negarawan & Saudagar), sebuah gerakan non-politik yang berfokus pada dakwah, pendidikan karakter, dan pembinaan kepemimpinan Islam.

MANSA diarahkan sebagai ruang kaderisasi pemimpin dan pengusaha muslim yang berintegritas, dengan pendekatan nilai Islam yang inklusif dan melampaui sekat kepentingan politik praktis.

“Dengan berada di luar politik, misi kepemimpinan Islam dapat menjangkau semua kalangan dan bekerja lintas batas kepentingan,” ujar Archan.

Eternal Leadership: Kepemimpinan Islam Berbasis Sirah

Archan kini memperkuat perannya sebagai trainer nasional melalui konsep Eternal Leadership, sebuah model kepemimpinan Islam yang digali dari sirah Nabawiyah dan dimaknai secara kontekstual dengan tantangan zaman modern.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Konsep ini dirancang untuk membentuk pemimpin yang:
• kokoh secara spiritual,
• matang secara emosional,
• berintegritas secara moral,
• dan strategis dalam pengambilan keputusan.

Eternal Leadership tidak diposisikan sebagai sekadar pelatihan motivasi, melainkan sebagai kerangka kepemimpinan komprehensif bagi calon pemimpin, profesional, dan pengusaha muslim.

Partai Pelita dan Kepemimpinan Moral

Partai Pelita dikenal sebagai partai yang mengusung nilai moral, kebangsaan, dan keislaman dalam kehidupan politik nasional. Di bawah kepemimpinan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Prof. Dr. Din Syamsuddin, Partai Pelita menempatkan diri sebagai wadah perjuangan politik yang menjunjung tinggi etika, intelektualitas, dan kepentingan bangsa.

Archan menegaskan bahwa keputusannya mundur merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat dan tidak mengurangi rasa hormatnya terhadap Partai Pelita serta seluruh tokoh yang pernah berjuang bersama.

Menyiapkan Pemimpin Masa Depan

Keputusan Archan meninggalkan jabatan Ketua Umum Partai Pelita sekaligus menandai kembalinya ia pada peran awal sebagai pendidik dan pembina kepemimpinan.

“Negeri ini membutuhkan pemimpin masa depan yang kuat secara akhlak, visi, dan keteladanan. Di situlah saya memilih untuk berkhidmat,” tutup Archan.

Joko/Red

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB