Bupati Bogor Ingin Galuga Berubah dari Gunung Sampah Jadi Kawasan Hijau

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 09:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR | Mata Pena News — Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong perubahan besar dalam pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga. Kawasan yang selama puluhan tahun dikenal sebagai lokasi penampungan sampah tersebut diharapkan secara bertahap berubah menjadi pusat pengelolaan sampah modern dan lebih ramah lingkungan.

Harapan itu disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto seiring dimulainya pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di kawasan Galuga, Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah melakukan transformasi pengelolaan sampah, terlebih TPA Galuga telah beroperasi sejak 1992.

“Ini adalah momentum bersejarah bagi Kabupaten Bogor. Setelah 34 tahun, hari ini kita mulai membangun pengelolaan sampah dengan teknologi modern di Galuga,” ujar Rudy.

PSEL Bogor Raya 1 dirancang untuk mengolah sekitar 1.500 hingga 2.000 ton sampah setiap hari. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban sampah yang selama ini masuk ke TPA Galuga.

Baca Juga:  Bawa Isu Kejahatan AI ke Komdigi, PWI Jabar dan JHB Siapkan Langkah Perlindungan Masyarakat

Selain PSEL, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar yang dikembangkan oleh TNI Angkatan Darat. Pada tahap awal, fasilitas itu disebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1.000 ton sampah per hari.

Rudy menegaskan, penggunaan teknologi pengolahan sampah harus dilakukan secara terpadu. Menurutnya, tidak ada satu teknologi yang dapat menyelesaikan seluruh persoalan persampahan.

“Tidak mungkin satu teknologi menyelesaikan seluruh persoalan sampah. Karena itu, sampah baru kita olah melalui PSEL, sementara sampah lama yang sudah ada di Galuga juga kita dorong untuk diolah menjadi bahan bakar,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah tetap menekankan pentingnya pengurangan sampah dari sumbernya. Pemilahan dan pengelolaan sampah sejak tingkat rumah tangga hingga desa dinilai menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari transformasi kawasan Galuga.

Baca Juga:  Puluhan Jurnalis FWBS Suarakan Independensi Pers, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

“Pengelolaan dari hulu tetap harus dilakukan. Sampah yang dihasilkan masyarakat harus dikurangi dan dikelola sejak dari rumah, desa dan wilayah masing-masing,” ujar Rudy.

Ia berharap perubahan di Galuga tidak hanya terlihat dalam waktu singkat, tetapi mampu memberikan dampak terhadap kondisi lingkungan dalam jangka panjang.

Rudy menargetkan, dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun mendatang, kawasan Galuga dapat mengalami pemulihan lingkungan secara bertahap.

“Harapan kita, 10 sampai 15 tahun ke depan kawasan ini bisa berubah. Gunung sampah yang ada bisa berkurang, lingkungan kembali hijau, dan kawasan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Transformasi tersebut diharapkan menjadi langkah menuju sistem persampahan Kabupaten Bogor yang lebih terintegrasi, mulai dari pengurangan sampah di tingkat sumber hingga pemanfaatan teknologi untuk mengolah sampah yang sudah terlanjur terkumpul di kawasan Galuga.

Red

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB