KKNT IPB Sulap Limbah Cangkang Kerang Hijau di Bantaran Sungai Jadi Pupuk Organik Cair

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON | Mata Pena News – Limbah cangkang kerang hijau yang ditemukan menumpuk di sekitar bantaran Sungai Desa Karangreja, Kabupaten Cirebon, berhasil dimanfaatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University CIREBONKAB06 menjadi pupuk organik cair (POC).

Inovasi tersebut dikembangkan melalui program kerja KERABAT (Kerang Hijau Bermanfaat) sebagai upaya mengubah limbah yang berpotensi menjadi persoalan lingkungan menjadi produk yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Program KERABAT bermula dari hasil observasi mahasiswa pada 10 Juli 2026. Dalam pengamatan tersebut, mahasiswa menemukan limbah cangkang kerang hijau di sepanjang bantaran sungai yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Melihat kondisi itu, tim KKNT IPB CIREBONKAB06 kemudian mengembangkan alternatif pengolahan limbah tersebut menjadi POC.

Proses pembuatan sekaligus pengujian dilakukan di Posko KKNT mulai 13 Juli hingga 10 Agustus 2026. POC yang dihasilkan kemudian diaplikasikan pada tanaman bayam untuk mengetahui respons pertumbuhan tanaman setelah diberikan perlakuan.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemberian POC berbahan limbah cangkang kerang hijau tidak menimbulkan dampak negatif terhadap tanaman selama masa pengamatan. Tanaman bayam yang mendapatkan perlakuan POC juga menunjukkan perkembangan yang lebih unggul dibandingkan tanaman tanpa perlakuan.

Baca Juga:  Wabup Ibnu Hajar: Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Hadi Kristanto untuk Jepara, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Keris Aji Wibisono

Hasil tersebut menjadi indikasi awal bahwa limbah cangkang kerang hijau berpotensi diolah menjadi bahan pupuk organik cair yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya tanaman.

Setelah melalui tahap pengembangan dan pengujian, hasil inovasi tersebut diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di Balai Desa Karangreja pada 11 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa menjelaskan proses pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau menjadi POC sekaligus cara penggunaannya pada tanaman.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, terutama para petani. Mereka menunjukkan ketertarikan untuk mengetahui lebih jauh mengenai cara kerja serta proses pembuatan POC dari limbah cangkang kerang hijau.

Pak Amud, yang dalam pemerintahan Desa Karangreja memiliki peran di bidang Ekonomi Pembangunan dan secara adat menjabat sebagai Raksabumi atau penjaga tanah dan bumi, turut mengapresiasi inovasi yang dikembangkan mahasiswa.

Menurutnya, sosialisasi tersebut berhasil menarik perhatian para petani untuk mengenal lebih jauh pemanfaatan limbah kerang hijau sebagai bahan POC.

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

“Para petani tertarik dengan hasil sosialisasi pupuk ini. Banyak yang penasaran bagaimana cara kerjanya dan bagaimana proses pembuatannya,” ungkap Pak Amud.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap mahasiswa KKNT IPB CIREBONKAB06 yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bahkan, apresiasi tersebut disampaikan secara unik dengan memberikan “enam jempol” sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas dan kontribusi mahasiswa.

“Kalau saya punya enam jempol, keenam-enamnya akan saya acungkan. Kalian mahasiswa yang bermanfaat dan berbakat,” ujarnya.

Melalui program KERABAT, mahasiswa KKNT IPB CIREBONKAB06 tidak hanya berupaya mengurangi keberadaan limbah cangkang kerang hijau, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi lokal menjadi sesuatu yang bernilai guna.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan sosialisasi menjadi salah satu modal penting untuk pengembangan inovasi tersebut ke depan. Mahasiswa berharap pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau dapat terus dikembangkan sebagai salah satu alternatif pengelolaan limbah sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan di Desa Karangreja.

Penulis: Tim KKNT IPB 2026 CIREBONKAB06

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB