Bogor | Mata Pena News – Tangis haru, senyum bahagia, dan rasa syukur menyatu dalam prosesi Wisuda Sarjana dan Magister Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Sirojul Falah Bogor yang berlangsung khidmat di Gedung Putih Tio Ma, Kota Bogor, Rabu (5/8/2026).
Momen sakral ini bukan sekadar perayaan akademik, tetapi menjadi titik awal lahirnya generasi intelektual muslim yang siap mengabdikan ilmu, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor STAI Sirojul Falah Bogor, Kaimudin, M.Si, didampingi Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Edy, M.Pd, serta Ketua Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam, Puad Hasan, M.Hum.
Dalam sambutannya, jajaran pimpinan kampus menegaskan bahwa gelar sarjana maupun magister bukanlah garis akhir perjuangan, melainkan awal dari amanah besar untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, akhlak, dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata.
“Wisuda bukan sekadar seremoni pemberian gelar, tetapi pengukuhan tanggung jawab moral dan intelektual yang harus diwujudkan melalui karya, keteladanan, dan pengabdian kepada umat,” demikian pesan yang mengemuka dalam prosesi wisuda.
Mewakili seluruh wisudawan, Ryan Sepditio Wahyudi (NIM 22010160) menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh sivitas akademika STAI Sirojul Falah Bogor yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa.

Menurut Ryan, selama kurang lebih empat tahun menempuh pendidikan, para dosen tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai keislaman, integritas, etika, serta semangat pengabdian yang akan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan setelah lulus.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor, para pimpinan, seluruh dosen, dan tenaga kependidikan yang telah membimbing kami dengan penuh kesabaran dan dedikasi. Ilmu yang kami peroleh hari ini akan menjadi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ungkap Ryan.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada kedua orang tua dan keluarga yang selama ini menjadi sumber kekuatan melalui doa, pengorbanan, kasih sayang, serta dukungan tanpa henti.
“Keberhasilan ini bukan hanya milik kami, tetapi juga buah dari doa dan perjuangan orang tua yang selalu menyertai setiap langkah kami,” tuturnya.
Dalam orasi wisudawan, Ryan mengajak seluruh lulusan untuk menjadikan gelar akademik sebagai motivasi dalam menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia menilai tantangan zaman yang semakin kompleks membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, serta semangat belajar sepanjang hayat.
Sebagai lulusan Pendidikan Agama Islam, para wisudawan diharapkan mampu menjadi teladan yang menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, baik sebagai pendidik, akademisi, pemimpin, birokrat, wirausahawan, maupun dalam profesi lainnya.
Pihak kampus juga mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga nama baik almamater melalui prestasi, dedikasi, serta profesionalisme. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan tidak berhenti pada ruang akademik, tetapi mampu melahirkan inovasi, solusi, dan pengabdian yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Momentum wisuda ini menjadi bukti komitmen STAI Sirojul Falah Bogor dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, kokoh dalam akhlak, serta siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam dan pembangunan bangsa.
Mengakhiri prosesi, doa dipanjatkan agar seluruh wisudawan dan wisudawati senantiasa diberikan kemudahan dalam menapaki perjalanan karier dan pengabdian. Besar harapan, setiap ilmu yang diperoleh menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya.
“Hari ini kita menyandang gelar sarjana dan magister. Esok, masyarakat akan menilai sejauh mana ilmu yang kita miliki mampu menjadi cahaya, menghadirkan solusi, serta membawa manfaat bagi sesama.”
Red














