Sukabumi | Mata Pena News – Musibah kebakaran yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (25/7/2026), mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Sukabumi. Lembaga legislatif tersebut menyampaikan rasa prihatin sekaligus belasungkawa kepada seluruh warga yang terdampak bencana.
Dalam pernyataan resminya, DPRD Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dengan memberikan dukungan moril maupun bantuan kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh warga yang terdampak. Semoga para korban diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi ujian ini. Kami juga berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat segera bangkit kembali,” demikian pernyataan DPRD Kabupaten Sukabumi.
Selain menyampaikan empati, DPRD juga mendoakan agar seluruh keluarga yang terdampak senantiasa diberikan perlindungan, kesehatan, serta rezeki yang lebih baik sebagai pengganti atas berbagai kerugian yang dialami akibat musibah tersebut.
DPRD Kabupaten Sukabumi turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat dalam penanganan kebakaran, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, para relawan, hingga masyarakat yang bergotong royong membantu proses evakuasi dan penanganan pascakebakaran.
Menurut DPRD, sinergi yang telah terjalin antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat proses pemulihan. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut hingga seluruh tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi selesai, sehingga kehidupan masyarakat Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya dapat kembali pulih dan aktivitas warga berjalan normal seperti sediakala.
DPRD juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dengan memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan kepada para korban bencana.
Red














