Mutiara Hikmah BES : HAKIM, KEADILAN, DAN POLA FIR’AUN DI ERA MODERN

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mutiara Hikmah BES : HAKIM, KEADILAN, DAN POLA FIR’AUN DI ERA MODERN

Mata Pena News – 

QS An-Nisa Ayat 65 tentang Integritas Peradilan dan Amanah Kekuasaan

Mutiara Hikmah yang disampaikan Brother Eggi Sudjana (BES) pada Kamis (18/6/2026) mengangkat tema penting mengenai keadilan, integritas hakim, dan amanah kekuasaan dengan merujuk kepada firman Allah SWT dalam QS An-Nisa ayat 65.

Allah SWT berfirman:

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُوْنَ حَتّٰى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوْا فِيْۤ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

“Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan dan mereka menerima dengan sepenuhnya.”

(QS. An-Nisa: 65)

Menurut BES, ayat tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah SAW bukan hanya seorang Nabi dan Rasul, tetapi juga seorang hakim yang memutus perkara berdasarkan wahyu, keadilan, dan amanah. Oleh karena itu, integritas seorang hakim menjadi syarat utama dalam tegaknya keadilan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Dalam refleksinya, BES menyoroti berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian publik terkait dunia peradilan, termasuk praktik suap, mafia hukum, dan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum penegak hukum.

Menurutnya, hukum yang dapat dipengaruhi oleh kepentingan pribadi atau kekuasaan berpotensi menghilangkan rasa keadilan masyarakat.

Melalui pendekatan JUBEDIL (Jujur, Benar, dan Adil), BES mengajak masyarakat untuk kembali menjadikan nilai-nilai kejujuran, kebenaran, dan keadilan sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain membahas peran hakim, BES juga mengingatkan pentingnya mengambil pelajaran dari kisah Fir’aun dalam Al-Qur’an.

Menurutnya, kisah tersebut merupakan peringatan agar setiap pemegang kekuasaan tidak terjebak pada sikap merasa paling benar, menolak kritik, serta menjadikan jabatan sebagai alat mempertahankan kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca Juga:  Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

“Pelajaran terbesar dari Fir’aun bukan sekadar tentang kekuasaan, melainkan tentang bahaya ketika kekuasaan terlepas dari nilai keadilan dan amanah,” ujar BES dalam refleksinya.

BES menegaskan bahwa dalam negara hukum, keadilan harus dijaga melalui mekanisme konstitusional, pengawasan lembaga negara, serta partisipasi masyarakat yang bertanggung jawab. Kritik terhadap penyimpangan hukum, menurutnya, harus dilakukan secara damai, beradab, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi serta konstitusi.

Di akhir refleksinya, BES mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya para penegak hukum dan pemegang jabatan publik, untuk menjadikan amanah sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.

“Ketika hukum ditegakkan dengan kejujuran dan keberanian, keadilan akan menjadi cahaya bagi rakyat. Namun ketika hukum diperjualbelikan, maka kepercayaan publik akan runtuh dan kezaliman akan menemukan ruang untuk tumbuh,” pungkasnya.

Salam Jihad -Brother Eggi Sudjana (BES)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB