Pulang Dangdutan Berujung Luka: Dua Pemuda Bringin Dihajar Gerombolan, Pelaku Diduga Libatkan Anak Perangkat Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 11:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jepara| Mata Pena News – Nasib nahas menimpa dua pemuda asal Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Alih-alih pulang dengan tawa usai menikmati hiburan, keduanya justru berakhir dengan luka dan trauma setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal di jalanan, Minggu (03/05/2026).

 

Peristiwa bermula ketika AS dan SI, dua pemuda Bringin, pulang dari acara dangdut “Romansa” di Desa Bantrung. Namun, perjalanan mereka terhenti di pertigaan depan SMKN Batealit. Di titik itulah, menurut keterangan korban, mereka dicegat sekelompok pemuda berjumlah sekitar 10 orang.

 

Tanpa banyak kata, situasi berubah mencekam. Pengeroyokan pun pecah.

 

“Langsung dikeroyok, tidak sempat menghindar,” ungkap AS

 

Akibat kejadian itu, AS mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus dilarikan ke Puskesmas Batealit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara SI juga mengalami kekerasan fisik dalam insiden tersebut.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

 

Tak terima atas perlakuan yang mereka alami, kedua korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Batealit, didampingi sejumlah rekan mereka.

 

Kasus ini kian memanas setelah korban mengaku mengenali salah satu terduga pelaku.

 

“Ya, saya tahu salah satu yang menganiaya saya. Satu desa dengan saya,” ujar korban.

 

Berdasarkan keterangan yang korban, salah satu terduga pelaku disebut berinisial YK, yang diduga merupakan anak dari salah satu perangkat Desa Bringin. Informasi ini memicu perhatian publik dan berpotensi memperluas tekanan sosial di tengah masyarakat.

 

Namun demikian, status tersebut masih sebatas dugaan dan menunggu pembuktian melalui proses hukum.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Batealit, Aiptu Agus Rahman , membenarkan adanya laporan terkait insiden pengeroyokan tersebut.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

 

“Ya benar, ada dua pemuda yang melapor ke Polsek Batealit dan didampingi beberapa rekannya,” ungkapnya.

 

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum merilis identitas resmi para pelaku.

 

Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras atas maraknya kekerasan jalanan di wilayah Batealit. Di sisi lain, publik juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang transparan dan tanpa intervensi, terlebih jika benar ada keterkaitan dengan lingkar kekuasaan di tingkat desa.

 

Jika pelaku dibiarkan menghilang, pesan yang sampai ke publik sederhana tapi berbahaya, kekerasan bisa dinegosiasikan, hukum bisa ditunda, dan keadilan bisa dikalahkan oleh relasi.

 

Batealit sedang diuji. Aparat juga disorot, Pertanyaannya tinggal satu, siapa yang benar-benar berani menuntaskan kasus ini sampai tuntas

Reporter :Obeng /Akip

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB