Proyek pemasangan paving blok Diduga tidak sesuai (RAB) di kantor Desa Tirto Sari Kec Mariana kab Banyuasin

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 09:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Banyuasin | Mata Pena News  Pembangunan jalan paving blok yang dianggarkan Pemerintah Kecamatan Mariana melalui anggaran PBK ( Silfa Tahun Anggaran 2025) yang menelan biaya Rp.75.. 000. 000 yang pelaksana Swakelola pada saat pelaksanaan pemasangan paving blok diduga tidak sesuai.

Maupun Anggaran yang di keluarkan ditaksir untuk pemasangan paving blok di kantor desa Tirto Sari
Sekisar kurang lebih RP.45.000.000

Dengan Volume
20m×10m
16m×6m
Dengan jumlah paving blok kurang lebih 12 ribu paving blok dipasang permeter 50 biji paving blok dengan harga satuan kita perbesar satu biji paving blok sekisar 3000 perbiji
3000×12 (36 jt+potong PPA & PPN 12 %) di tambah gaji tukang perhari

Dan dikemakan Sisa dari pemasangan paving blok tersebut

Kegiatan tersebut berlokasi di Kantor Desa Tirta Sari kecamatan Mariana kabupaten Banyuasin menjadi sorotan penggiat Team Investigasi Media sebagai sosial kontrol

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

Pasalnya pada saat tengah dilakukannya pemasangan paving blok ditemukan bekas puing-puing yang sengaja digunakan untuk menghemat hamparan pasir atau batu base cose yang digunakan sebagai hamparan dasar.

Dilokasi, hasil temuan mengatakan,” Selain itu, baby roller atau biasa disebut mesin wales mini yang seharusnya digunakan sebagai pemadatan area pemasangan paving blok untuk pemadatan permukaan tanah pada kontruksi proyek jalan diduga tidak digunakan,” ujarnya kepada awak media, Selasa (21/4/2025).

Hal yang sama juga dikatakan aktivis SumSel pemerhati pembangunan, mengkritisi pemasangan paving blok tersebut.

“dari kasat mata kami, kami menilai, proyek pemasangan paving blok ini ada main mata dari pihak kepala desa dengan pengawas kecamatan Mariana dalam hal ini,” ujar kepada Team Investigasi Media

Lebih lanjut katanya,” karena ini sangat jelas terlihat dari hamparan base cose atau pasir tercampur dengan puing, kami menduga dengan sengaja dilakukan untuk mengurangi pembelanjaan atau penggunaannya, dan mesin wales mini kami menduga ini tidak ada. Karena hamparan base cose ini tidak merata terlihat tidak adanya pemadatan wales dan pekerja tanpa dilengkapi dengan alat pelindung diri sebagai alat keselamatan kerja.

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Ia juga menyinggung Pengawas Kecamatan “fungsi pengawas itu untuk mengawasi walaupun itu hanya sebentar, biar tau apakah ada kecurangan atau tidak pada saat pelaksanaan. Kalau pekerjaan seperti ini di biarkan, berarti kan sistem pengawasannya tidak di fungsikan dengan baik,” jelas

Sampai berita Kedua ini dimuat, pihak pemerintah Kecamatan Mariana maupun kepala Desa terkait belum bisa ditemui dikantor desa selalu tidak ada di tempat untuk di konfirmasi
Oleh team Investigasi Media SumSel

Reporter : Kaperwil Sumsel

 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB