Skandal Asusila Perangkat Desa Bringin Meledak: Modin Bungkam, Mediasi Disorot, Warga Tuntut Pemecatan.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 12:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jepara | Mata Pena News – Dugaan skandal asusila yang menyeret perangkat Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, memantik kemarahan publik. SM (37), yang menjabat sebagai (Modin), dituding terlibat dalam peristiwa yang dinilai mencoreng integritas jabatan publik yang seharusnya menjadi teladan moral di tengah masyarakat.

 

Peristiwa itu disebut terjadi pada Kamis, 16 April 2026. SM diduga kepergok berada di dalam rumah milik warga berinisial ZB (67), berdua dengan perempuan RF (38), di atas kasur ruang tamu dalam kondisi pintu tertutup. Dugaan hubungan tidak pantas pun mencuat. FN (40), suami dari RF terseret sebagai pihak yang merasa dirugikan dalam kejadian tersebut.

 

Upaya penyelesaian melalui mediasi di Balai Desa Bringin pada Jumat, 24 April 2026 pukul 13.00 WIB justru berujung buntu. Forum yang dihadiri unsur Forkopimcam itu tidak menghasilkan kesepakatan, bahkan memunculkan dugaan adanya tekanan dalam prosesnya.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

 

FN (40) mengaku kecewa karena tidak dipertemukan langsung dengan SM dan merasa didorong untuk segera menyelesaikan persoalan saat itu juga.

 

“Saya kecewa. Tidak dipertemukan langsung, malah terasa ditekan untuk menyelesaikan saat itu juga. Saya memilih keluar dari mediasi,” ungkap FN.

 

Sikap SM (37) yang bungkam saat dikonfirmasi awak media semakin memperkeruh suasana. Di sisi lain, Ketua BPD berinisial IN (52), yang merupakan ibu dari SM, turut menjadi sorotan setelah melarang wartawan melakukan wawancara.

 

“Tidak usah wawancarai anak saya, pikirannya sedang tidak stabil,” ujarnya dengan nada tinggi.

 

Kepala Desa Bringin, Sumardi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mencopot SM (37) dari jabatan Modin dan memindahkannya ke posisi lain. Namun, langkah ini justru menuai reaksi keras dari masyarakat.

 

Gelombang protes mulai bermunculan. Warga menilai pencopotan jabatan tanpa pemecatan hanya bentuk kompromi yang tidak menyentuh akar persoalan. Mereka menuntut SM tidak sekadar dipindahkan, tetapi dicopot total dari perangkat desa.

Baca Juga:  tes

 

“Ini bukan sekadar mutasi jabatan. Kalau terbukti, harus dipecat. Jangan hanya dipindah seolah masalah selesai,” ujar salah satu warga.

 

Camat Batealit, Yenny Diah Sulistiyani, membenarkan bahwa mediasi belum menghasilkan keputusan final dan belum ada berita acara resmi karena tidak tercapai kesepakatan.

 

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi tata kelola pemerintahan desa. Dugaan pelanggaran moral, proses mediasi yang dipertanyakan, hingga tuntutan masyarakat yang menguat menunjukkan bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara setengah hati.

 

Desa Bringin kini berada di bawah sorotan. Di tengah tekanan publik yang terus membesar, transparansi dan ketegasan menjadi harga mati. Jika tidak, bukan hanya kasus yang menggantung, tetapi juga kepercayaan masyarakat yang kian runtuh.

Yd

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB