DPRD Kabupaten Bogor Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan di Sukamakmur

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 19:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cibinong | Mata Pena News – Komisi I DPRD Kabupaten Bogor memfasilitasi penyelesaian persoalan lahan eks PTPN VIII di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur,

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar pada Kamis (16/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah Bogor Timur.
Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, M. Irvan Maulana, dengan menghadirkan PT Bukit Jonggol Asri (BJA) serta sejumlah pihak yang mengaku sebagai penggarap lahan.

Dalam forum tersebut, Irvan menyampaikan bahwa tidak ada peserta yang dapat menunjukkan identitas sebagai warga Desa Sukaresmi saat diminta secara langsung.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa forum ini penting untuk mendorong penyelesaian persoalan lahan secara terbuka dan berlandaskan hukum.
“Rapat ini menjadi bagian dari upaya mencari titik temu agar rencana pembangunan di Bogor Timur dapat segera direalisasikan, dengan tetap memperhatikan aspek keadilan bagi semua pihak,” ujar Irvan.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Pihak Kecamatan Sukamakmur menyatakan bahwa sosialisasi terkait penataan lahan telah dilakukan kepada para pemangku kepentingan, termasuk melalui pemerintah desa. Sosialisasi tersebut juga disebut telah dilakukan dalam forum bersama yang diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan.

Sekretaris Kecamatan Sukamakmur, Suryana, menjelaskan bahwa lahan yang dipersoalkan telah diserahkan secara sukarela oleh para penggarap.

Ia menambahkan bahwa para penggarap juga menerima kerohiman sebagai bentuk perhatian.

Sementara itu, PT BJA sebagai pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas lahan tersebut menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan daerah.

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Perwakilan perusahaan, Budi, mengatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan pemanfaatan lahan untuk pengembangan pusat perekonomian baru di kawasan Bogor Timur.

“Ini merupakan sinergi antara perusahaan dan pemerintah dalam membuka peluang pertumbuhan ekonomi, investasi, serta penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Di sisi lain, perwakilan LBH Garda Nusantara menyampaikan adanya klaim terkait investasi pribadi dalam pengelolaan lahan.

Namun, dalam rapat tersebut belum disampaikan secara rinci mengenai nilai maupun bentuk tuntutan yang diajukan.
Rapat berlangsung dalam suasana kondusif dengan diskusi terbuka.

Hingga akhir pertemuan, tidak terdapat pernyataan penolakan terhadap rencana pengembangan kawasan tersebut.

Red

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB