Arif Martha Rahadyan Kutuk Keras Serangan di Lebanon Tewaskan Tiga Prajurit TNI

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 10:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Di tulis oleh:Arif Martha Radhian.

Jakarta | Mata Pena News – Tokoh pemuda dan sekaligus pengusaha yang aktif di berbagai kegiatan sosial dan budaya

Arif Martha Radhian, mengutuk keras insiden serangan dua hari berturut-turut di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB. Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang korban dalam konflik yang terus memanas di kawasan tersebut, sekaligus menjadi peringatan serius bagi perlindungan pasukan penjaga perdamaian internasional.

“Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Dunia tidak boleh diam melihat prajurit yang membawa misi kemanusiaan justru menjadi korban konflik bersenjata, Saya mengutuk keras setiap bentuk kekerasan terhadap pasukan penjaga perdamaian,” tegas Arif Martha Radhian di Jakarta, Rabu (01 Maret 2026).

 

Arif Martha Radhian menjelaskan, insiden gugurnya tiga prajurit TNI terjadi dalam dua peristiwa terpisah dalam kurun waktu 24 jam. Berdasarkan laporan misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), dua prajurit TNI tewas akibat ledakan yang menghancurkan kendaraan mereka di wilayah Bani Hayyan, Lebanon selatan. Sementara satu prajurit lainnya gugur sehari sebelumnya akibat serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar. Selain korban jiwa, dua personel lainnya mengalami luka, satu di antaranya dalam kondisi serius.

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

“Keberadaan pasukan perdamaian seharusnya dilindungi oleh semua pihak. Ketika mereka menjadi target, maka itu mencerminkan kegagalan kolektif dalam menjaga komitmen terhadap perdamaian dunia,” jelas nya.

ini menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. PBB sendiri telah menyatakan bahwa tindakan semacam itu dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang, mengingat mandat pasukan UNIFIL adalah menjaga stabilitas dan mencegah eskalasi konflik di sepanjang perbatasan Lebanon–Israel.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

“Menyerang pasukan perdamaian sama saja merusak fondasi perdamaian dunia. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi bentuk nyata pengingkaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan,”

Arif Martha Radhian juga memaparkan, konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah kembali meningkat sejak awal Maret 2026, memicu intensitas serangan di wilayah Lebanon selatan. Dalam situasi tersebut, pasukan UNIFIL, termasuk kontingen Indonesia, berada di garis depan untuk menjaga gencatan senjata dan melindungi warga sipil. Namun, meningkatnya eskalasi membuat posisi mereka semakin rentan terhadap serangan tidak terduga.

“Indonesia harus mendorong investigasi internasional yang transparan dan menyeluruh atas insiden ini. Pelaku harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum internasional,”

“Pengorbanan para prajurit TNI ini tidak boleh sia-sia. Negara harus hadir memberikan penghormatan terbaik, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh personel yang masih bertugas di daerah konflik,” pungkas nya.

Jks

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB