Takbiran Tanpa Sound Horeg, Malam Lebaran di Jepara Tetap Ramai dan Kondusif

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA | Mata Pena News – Suasana malam takbiran di wilayah Jepara, khususnya di kawasan Bundaran Ngabul, terpantau ramai namun tetap kondusif.

Aktivitas masyarakat didominasi warga yang sekadar berkumpul atau nongkrong, tanpa adanya iring-iringan konvoi maupun penggunaan sound horeg.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga terlihat lancar, dengan kendaraan roda dua (sepeda motor) mendominasi pergerakan. Tidak tampak aktivitas yang mengganggu ketertiban umum, seperti penggunaan sound system berlebihan atau pesta minuman keras.

Kondisi ini sejalan dengan imbauan Wakapolres Jepara, Kompol Edy Sutrisno. Ia menegaskan agar masyarakat merayakan malam takbiran secara tertib dan tidak berlebihan.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Jepara agar tidak menggunakan sound horeg, tidak mengonsumsi minuman keras, serta tidak melakukan konvoi di jalan raya. Mari kita rayakan malam takbiran dengan khidmat sebagai wujud rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa,” ujar Kompol Edy Sutrisno.

Ia juga menambahkan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama malam takbiran hingga perayaan Idul Fitri.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

Dengan kepatuhan warga terhadap imbauan tersebut, malam takbiran di Jepara tahun ini berlangsung lebih tertib, aman, dan tetap terasa semarak meski tanpa euforia berlebihan.

Sementara itu, jajaran Polres Jepara terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Petugas disiagakan untuk memastikan situasi tetap aman hingga perayaan Idul Fitri berlangsung.

Kalau mau dibuat lebih “nendang” (lebih tegas atau sedikit sensasional), bisa saya poles lagi

Yuda

Penulis : Yuda

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB