Bupati Bogor Dukung Pengembangan Pembangkit Listrik dari Sampah di TPA Galuga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIBINONG | Mata Pena News – Bupati Rudy Susmanto menyatakan dukungannya terhadap pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) di TPA Galuga sebagai upaya jangka panjang mengatasi persoalan sampah di wilayah Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah perangkat daerah untuk menindaklanjuti pembahasan sebelumnya dengan Pemerintah Kota Bogor dan pihak terkait mengenai penguatan sistem pengelolaan sampah terpadu di kawasan Bogor Raya, Kamis (12/3/2026) malam.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Bogor membahas langkah-langkah strategis guna menyelaraskan kebijakan pengelolaan sampah antarwilayah serta mendorong penerapan teknologi modern sebagai solusi berkelanjutan terhadap meningkatnya volume sampah.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

Rudy menjelaskan, pihaknya juga telah memperoleh informasi mengenai perkembangan proyek pengolahan sampah menjadi listrik di TPA Galuga. Proyek tersebut telah melalui proses tender internasional yang diikuti puluhan perusahaan dari berbagai negara.

“Teknologi waste to energy diharapkan dapat mengubah sampah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rudy.

Menurutnya, dari total 24 perusahaan yang mengikuti tender, sebagian besar berasal dari China, sementara sisanya dari Jepang dan Eropa. Proses tersebut akhirnya dimenangkan oleh salah satu perusahaan asal China yang akan mengerjakan proyek tersebut.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah itu dapat dimulai pada 2026 melalui tahap peletakan batu pertama (groundbreaking). Proyek tersebut diperkirakan selesai paling cepat pada akhir 2027 dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Selain mengolah sampah baru, fasilitas ini juga direncanakan mampu memproses timbunan sampah lama di TPA Galuga secara bertahap dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Rudy menambahkan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga mendorong pengembangan kawasan sekitar Galuga menjadi pusat pengelolaan sampah modern yang lebih bersih dan ramah lingkungan, termasuk wilayah Cigombong.

Rudy

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB