Mata Pena News – Konsolidasi internal terus diperkuat oleh Partai Demokrat di tingkat daerah. Melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang digelar oleh DPC Partai Demokrat Kota Bogor, partai berlambang bintang mersi ini menegaskan optimisme untuk meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029 mendatang.
Bertempat di Balai Rakyat gedung DPRD Kota Bogor tepatnya di Jl. Pemuda No. 25 Tanah Sareal Kota Bogor acara ini tampak di hadiri Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Agus Jovan Latuconsina yang kini menjadi Staf Khusus Menteri ATR/BPN bidang Manajemen Internal. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Bogor Subhan, Ketua DPC Kota Bogor Anita Primasari Mingan SE M.Si, Wakil Ketua DPC Feri Darmawan, Ketua Ketua PAC dari 6 Kecamatan, & Ketua Ketua Ranting dari 68 Kelurahan.
Rakercab ini menjadi momentum penting bagi partai untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja organisasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang.
Dalam forum tersebut, Demokrat Kota Bogor memasang target cukup ambisius. Dari tiga kursi yang saat ini dimiliki di DPRD Kota Bogor, partai menargetkan mampu menggandakan perolehan menjadi enam kursi pada Pemilu 2029.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Bogor, Subhan, menyampaikan bahwa soliditas kader menjadi modal utama dalam mencapai target tersebut. Ia menilai kehadiran pengurus hingga tingkat ranting dalam Rakercab menunjukkan kesiapan mesin partai untuk bekerja lebih maksimal
.
“Seluruh struktur partai hadir, mulai dari pengurus PAC hingga ketua-ketua ranting di setiap kelurahan. Ini menunjukkan bahwa Demokrat Kota Bogor solid. Melalui Rakercab ini kita menyusun strategi agar pada Pemilu 2029 perolehan kursi bisa meningkat dari tiga menjadi enam,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Kota Bogor, Anita Primasari Mongan, menegaskan bahwa Rakercab kali ini difokuskan pada evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan pemilu sebelumnya. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah efektivitas penempatan calon legislatif di setiap daerah pemilihan.
Menurutnya, ke depan partai akan lebih mengedepankan pendekatan berbasis data dalam menentukan strategi politik. Melalui bidang riset dan analisis internal partai, pemetaan kekuatan elektoral akan dilakukan secara berkala untuk memastikan langkah politik lebih terukur.
“Kami belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya. Penempatan calon legislatif ke depan harus berdasarkan data yang akurat. Karena itu kami akan mengoptimalkan peran bidang riset dan analisa untuk memetakan potensi kemenangan di lapangan,” jelas Anita.
Selain memperkuat riset politik, Demokrat Kota Bogor juga akan fokus pada penguatan pengawasan di hari pemungutan suara. Salah satunya dengan memastikan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) memiliki saksi dari partai yang siap mengawal suara pemilih.
Tak hanya itu, partai juga berkomitmen mencari figur calon legislatif yang memiliki kapasitas, kesiapan fisik, serta dukungan logistik yang memadai untuk menghadapi kompetisi politik.
“Koordinasi antara struktur partai di tingkat kota, provinsi, hingga pusat juga akan terus diperkuat agar strategi pemenangan berjalan selaras,” pungkasnya.
Melalui langkah konsolidasi dan evaluasi tersebut, Demokrat Kota Bogor berharap mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperbesar peluang meraih hasil maksimal pada Pemilu 2029.
Red














