Perang Jadi Momentum Bauran Energi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 10:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perang Jadi Momentum Bauran Energi

Oleh : Salamuddin Daeng

Mata Pena News – Walaupun sebetulnya perang Amerika Serikat vs Iran tidak akan menggangu pasokan energi nasional, namun gangguan pada stabilitas harga minyak pasti akan terjadi. Keadaan ini kemungkinan besar akan menggangu ekonomi nasional dan menggangu ketahanan fiskal atau APBN.

Mengapa? 1) sebagian besar minyak nasional dipasok dari impor BBM impor dan minyak mentah atau crude oil. Sekitar 900 ribu barel – 1 juta barel per hari Indonesia impor minyak. 2). Sebanyak 80 % Liquid Petroleum. Gas (LPG) dipasok dari impor. Kebutuhan LPG mencapai 8-9 juta ton setahun.

Selanjutnya hal di atas akan berdampak pada dua hal 1) terganggunya neraca perdagangan dan tergerusnya cadangan devisa untuk membiayai impor. Total nilai impor minyak Indonesia mencapai 33 miliar USD. 2) semakin membengkanya subsidi BBM dan subsidi untuk 90% LPG yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Subsidi LPG nasional dapat mencapai Rp. 80 triliun setahun.

Sebetulnya perang yang terjadi sekarang mengajarkan bangsa Indonesia dalam mengelolah kebutuhan BBM dan LPG dan melatih Pemerintah Indonesia terkait kebijakan energi secara keseluruhan terkait usaha mengurangi ketergantungan pada BBM dan LPG.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Bagi masyarakat langkah yang dapat ditempuh adalah dengan meningkatkan bauran energi baik untuk kebutuhan rumah tangga, industri kecil menengah yang dikerjakan masyarakat, dan bauran kebutuhan transportasi.

Bagi kebutuhan tersebut masyarakat dapat meningkatkan keragaman konsumsi dengan cara meningkatkan konsumsi gas alam melalui gas pipa dan gas kompresi (CNG). Konsumsi gas alam dan CNG ini dapat mengurangi ketergantungan pada LPG. Selain itu harga gas alam dan CNG jauh lebih murah dari LPG. Penggunaan gas alam dan CNG dalam skala luas dapat dilakukan di pabrik, restoran, hotel, dapur MBG dan juga rumah tangga lainnya.

Untuk BBM terutama sektor transfortasi saat peluang bauran energi jauh lebih significant. Perang dapat dijadikan pertimbangan oleh masyarakat terutama yang mampu agar mulai memilih kendaraan listrik. Sehingga tidak deg-deg an atau merasa kuatir akan ada antrean panjang di SPBU. Perkembangan transportasi listrik dewasa ini semakin baik. Secara kebetulan Indonesia sekarang mengalami over supply atau kelebihan pasokan listrik yang sangat besar.

Bagi pemerintah agar segera memikirkan strategi bauran energi secara significant agar sejalan dengan misi Presiden Prabowo melakukan swasembada energi. Pemerintah dapat mulai saat ini menerapkan tiga kebijakan kunci:

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

1. Memastikan semua produksi minyak mentah atau crude oil nasional, gas alam dan LNG digunakan sepenuhnya untuk kepentingan dalam negeri. Terutama crude oil mutlak di suplly ke kilang dalam negeri seluruhnya. Selain itu gas alam juga harus 100 persen untuk dalam negeri. Selama ini gas alam 50 persen masih diekspor ke luar negeri.

2. Membangun storage atau penampung minyak dan gas yang lebih banyak dalam rangka mempersiapkan cadangan BBM dan LNG yang lebih besar bagi kebutuhan dalam negeri.

3. Mempersiapkan relokasi fiskal atau APBN secara bertahap untuk membangun infrastruktur gas alam dan CNG. Salah satunya adalah usaha untuk memproduksi tabung CNG nasional.

Masyarakat dan pemerintah harus bersatu dan bergotong royong dalam menghadapi situasi gejolak gelobal. Sehingga perang sekalipun tidak membuat Indonesia masuk dalam kondisi darurat. Harus diwasapadi juga pihak pihak yang ingin menciptakan keadaan darurat sebagai kesempatan untuk ambisi politik dan juga menghasilkan cuan. Bahaya!

jks

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB