Bencana Pergeseran Tanah di Sukabumi: Rumah Warga Ambruk, Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sukabumi | Mata Pena News — Puluhan rumah warga di Kampung Cireunik RT 02 RW 05, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ambruk akibat pergeseran tanah yang terjadi pada Sabtu, 22 November 2025. Warga hingga kini mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah daerah.

Kejadian bermula saat warga sedang beraktivitas di rumah dan sawah. Secara tiba-tiba tanah bergerak, menyebabkan tembok rumah warga retak. Menyadari bahayanya, warga segera mengungsi ke rumah tetangga dan sanak saudara terdekat.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

“Pergeseran tanah terjadi lagi untuk kedua kalinya pada hari yang sama. Beberapa rumah langsung roboh total. Untungnya tidak ada korban jiwa karena warga sudah mengungsi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Akibat bencana ini, kondisi rumah warga hancur 100 persen, hanya menyisakan puing-puing bangunan. Hingga saat ini, warga yang terdampak belum menerima bantuan nyata dari pemerintah desa maupun pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:  tes

“Memang ada aparat desa yang meninjau lokasi, tapi sampai sekarang belum ada realisasi bantuan,” lanjut warga tersebut.

Warga terdampak berharap pemerintah desa, kecamatan, dan Kabupaten Sukabumi segera menyalurkan bantuan. Mereka menekankan perlunya tanggap darurat agar korban bencana dapat segera mendapatkan tempat tinggal sementara dan kebutuhan dasar lainnya.

Rahmat Ayax

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB