Ledakan Terjadi di SMAN 72 Jakarta, 54 Orang Terluka: Pelaku Diduga Korban Bullying

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Pena News — Ledakan mengguncang SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) siang, menyebabkan puluhan siswa dan guru mengalami luka-luka. Insiden tersebut terjadi di area masjid sekolah, tepat menjelang pelaksanaan salat Jumat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi mengonfirmasi bahwa total 54 orang menjadi korban luka akibat ledakan tersebut. Para korban mengalami luka ringan hingga sedang, dan sebagian telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.

“Data yang kami terima sementara berjumlah 54 korban. Beberapa sudah pulang, dan kami terus melakukan pendataan,” ujar Asep di RS Islam Cempaka Putih.

Para korban dirujuk ke RS Islam Cempaka Putih dan RS Yarsi Jakarta. Polda Metro Jaya juga telah mendirikan posko darurat di kedua rumah sakit tersebut untuk membantu keluarga mencari informasi terkait siswa yang dirawat.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Salah satu saksi, Sena, siswa SMAN 72, menuturkan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 12.09 WIB, beberapa menit sebelum khotbah salat Jumat berakhir.

“Saat itu khotbah hampir selesai dan azan akan dikumandangkan. Tiba-tiba terdengar ledakan keras dari tengah masjid,” ujarnya.

“Kami panik dan berlari menyelamatkan diri. Setelah itu terdengar lagi satu ledakan,” tambahnya.

Dari keterangan sejumlah saksi, pelaku diduga salah satu siswa kelas 12 SMAN 72. Ia disebut-sebut menjadi korban bullying di lingkungan sekolah dan nekat membuat bom rakitan

“Pelakunya teman sekolah kami, kelas 12. Katanya dia sering dibully,”ungkap Salah satu Siswa

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Pelaku sendiri dikabarkan turut mengalami luka akibat ledakan dan saat ini sedang dirawat di RS Islam Cempaka Putih.

Saksi lain, Dante, menyebut beberapa korban mengalami luka serius akibat serpihan paku.

“Beberapa teman saya kena di kepala dan tangan, ada juga di kaki. Ledakannya kuat sekali. Ternyata bom rakitan, bukan dari sound system atau tabung gas,” katanya.

Hingga sore hari, tim Gegana masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada bahan peledak lain yang tertinggal. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian dan terus mendalami motif pelaku.***

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB