Bapenda Bersama Samsat, Polresta Kota Bogor, Denpom,Jasa raharja dan BJB Gelar Operasi Gabungan Terpadu Tertib Kendaraan Bermotor

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | Mata Pena News — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor bersama Samsat Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, Polisi Militer (Denpom), Jasa Raharja, dan Bank BJB menggelar Operasi Gabungan (Opgab) Terpadu Tertib Kendaraan Bermotor di Jalan Pemuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/10/2025).

Operasi gabungan ini digelar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan.

Sekretaris Bapenda Kota Bogor, Tyas Ajeng Fitriani, M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin tahunan yang telah dilaksanakan selama lima tahun terakhir.

“Tahun ini kami memperoleh dana cost sharing untuk operasi PKB, sehingga kami harus membantu pelaksanaan tugas Samsat. Operasi gabungan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membayar pajak kendaraan tepat waktu,” ujar Tyas kepada awak media di lokasi kegiatan.

Operasi ini melibatkan lintas instansi, yaitu Bapenda Kota Bogor, Samsat Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, Polisi Militer (Denpom), Jasa Raharja, dan Bank BJB sebagai mitra pembayaran pajak. Kegiatan dilaksanakan secara berkala hingga akhir Desember 2025, dengan empat kali pelaksanaan setiap bulan di lokasi yang berbeda.

Baca Juga:  Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Kali ini, kegiatan berlangsung di Jalan Pemuda, Kota Bogor, tepat di depan Kantor Bapenda. Lokasi tersebut dipilih karena ruas jalan yang lebar dan strategis, sehingga tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas. acara kegiatan Operasi gabungan di awali dengan Apel Bersama, di mulai pada pukul 09.00 WIB  hingga Pukul 12 .00 WIB

Tyas menjelaskan, operasi ini bertujuan menertibkan kendaraan bermotor yang belum membayar pajak sekaligus memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

“Kami memahami kadang masyarakat bukan tidak mau membayar, tapi lupa karena kesibukan. Di sini kami fasilitasi pembayaran langsung melalui Samsat Keliling dan Bank BJB agar lebih mudah,” ujarnya.

Selain itu, bagi warga yang belum bisa melunasi pajak di tempat, diberikan kesempatan dengan membuat surat pernyataan untuk segera membayar pajaknya.

Dalam operasi ini, petugas Polri dan Denpom memberhentikan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk dilakukan pemeriksaan data pajak. Kendaraan yang belum membayar pajak diarahkan untuk menyelesaikan kewajibannya di lokasi operasi.

“Kami tidak menahan STNK atau kendaraan. Kami hanya mengambil Surat Ketetapan Kewajiban Pajak (SKKP) sebagai tanda bahwa wajib pajak akan segera melunasi kewajibannya,” terang Tyas.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Selain operasi gabungan, Bapenda Kota Bogor juga aktif melakukan sosialisasi ke sekolah, kampus, dan lingkungan masyarakat, serta menugaskan tim penelusur Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) untuk mendatangi rumah warga yang belum membayar pajak.

Tyas berharap, melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat Kota Bogor dalam membayar pajak kendaraan semakin meningkat.

“Kami ingin masyarakat membayar pajak tepat waktu agar tidak terkena denda. Apalagi tahun lalu ada program penghapusan denda pajak dari Gubernur, dan belum tentu ada lagi di masa mendatang. Jadi, manfaatkan kesempatan yang ada,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bogor diimbau menjadi teladan dalam kepatuhan membayar PBB dan PKB, sesuai arahan Wali Kota Bogor.

Masih di lokasi yang sama, Ari Setyawati, Kepala Bidang Penetapan dan Pengolahan Data Bapenda Kota Bogor, menambahkan bahwa operasi ini merupakan kegiatan keenam sepanjang tahun 2025.

“Kegiatan ini kami lakukan secara berkelanjutan di 12 titik berbeda hingga Desember nanti. Tujuannya untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dan mendorong masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan,” tutup Ari.

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB