PWRI Soroti Lahan Parkir di Fasilitas Umum

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 17:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Mata Pena News – Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya, Chandra Doso  S. IP menyoroti pengelolaan lahan parkir di sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Bogor. Menurutnya, keberadaan parkir yang semestinya ditujukan untuk melayani masyarakat justru kerap menimbulkan masalah karena tarifnya dinilai terlalu memberatkan.

Doso menegaskan, fasilitas publik seperti stadion, rumah sakit, terminal, hingga alun-alun seharusnya benar-benar menjadi ruang yang ramah bagi warga. Namun dalam praktiknya, masyarakat sering menghadapi pungutan parkir yang tinggi, bahkan tidak jarang pengelolaannya tidak jelas dan rawan disalahgunakan.

“Lahan parkir itu milik publik. Jangan sampai berubah menjadi ladang bisnis yang merugikan masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir mengatur agar parkir tetap memberi kenyamanan, bukan sebaliknya,” tegas Chandra Doso, Senin (25/8/2025) di kantor PWRI Bogor Raya.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, PKK Jepara Bersama BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Desa Banjaran

Ia mengingatkan bahwa parkir sudah diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta melalui Peraturan Daerah (Perda). Namun, apabila pengelolaan tidak sesuai aturan atau tidak transparan, hal itu dapat dikategorikan sebagai pungutan liar (pungli).

Di tempat yang sama, Rohmat Selamat, S.H., M.Kn., turut mendorong pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali pengelolaan lahan parkir, khususnya di titik-titik vital seperti Stadion Pakansari dan rumah sakit pemerintah. Ia bahkan mengusulkan adanya pembebasan biaya parkir untuk kegiatan tertentu, misalnya olahraga rakyat, acara keagamaan, maupun bagi keluarga pasien rawat inap.

Baca Juga:  Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

“Kami berharap Pemkab Bogor menertibkan dan mengatur kembali sistem parkir. Jangan sampai masyarakat yang sudah susah justru semakin dibebani dengan biaya parkir yang tidak wajar,” ujarnya.

Rohmat menambahkan, fasilitas umum seperti rumah sakit dan gelanggang olahraga Stadion Pakansari sebaiknya digratiskan karena pembangunannya berasal dari pajak rakyat.

Redaksi

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB