Dedie Rachim Takziah ke Rumah Duka Petugas DLH yang Meninggal di TPA Galuga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 10:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Bogor | Mata Pena News – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengunjungi rumah duka almarhum Agus Haris Mulyana, pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, pada Senin (11/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Dedie didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi; Asisten Perencanaan dan Pembangunan, Hanafi; Kepala Bagian Kesejahteraan, Abdul Wahid; serta unsur Muspika. Kehadiran mereka merupakan bentuk belasungkawa sekaligus penghormatan atas pengabdian almarhum selama bertugas di DLH Kota Bogor.

Baca Juga:  Wabup Ibnu Hajar: Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Hadi Kristanto untuk Jepara, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Keris Aji Wibisono

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat alat berat yang dioperasikan korban terperosok akibat bukaan tumpukan sampah. Berdasarkan keterangan awal, insiden tersebut bukan disebabkan oleh longsor, melainkan titik bukaan yang membuat alat berat kehilangan pijakan.

“Kami masih mendalami kronologinya. Sepintas, dari keterangan rekan-rekan DLH, ini bukan longsor, melainkan adanya titik bukaan sampah yang menyebabkan alat berat terperosok,” ujar Dedie di rumah duka, Kampung Rangga Mekar, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

Dedie menegaskan, Pemerintah Kota Bogor akan melakukan evaluasi terhadap tingkat keamanan area kerja di TPA Galuga. Dari total luas 38 hektare, sekitar 7–8 hektare telah digunakan untuk pembuangan sampah.

“Kami akan memastikan lokasi pembuangan aman bagi petugas. Jika titik tersebut terlalu berisiko, kami akan mencari lokasi lain. Jangan sampai nyawa pegawai kembali terancam,” tegasnya.

Wali Kota Bogor itu juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan berharap peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.

Red

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB