Dukung Smart Grid Nasional, Siemens Hibahkan Software Kelistrikan ke Universitas Pertamina

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 11:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News – Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional, pemerataan akses listrik masih menjadi tantangan besar. Laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2024 menyebutkan bahwa sekitar 20 persen wilayah di Indonesia masih mengalami keterbatasan akses listrik. Padahal, permintaan energi terus tumbuh dengan rata-rata kenaikan 5,3 persen setiap tahun sejak 2018 (BPS, 2024).

Untuk menjawab tantangan ini, transformasi sektor kelistrikan menjadi sangat mendesak. Salah satu solusi utama yang kini tengah dikembangkan adalah jaringan listrik cerdas (smart grid), teknologi yang memungkinkan efisiensi tinggi, integrasi energi terbarukan, serta sistem pemantauan dan pengendalian yang berbasis digital. Environmental and Energy Study Institute (2025) mencatat, smart grid dapat meningkatkan efisiensi energi hingga 80 persen.

Namun, transformasi ini tidak dapat berjalan tanpa dukungan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Menyadari hal tersebut, PT Siemens Indonesia menggandeng sejumlah universitas seperti Universitas Pertamina (UPER) melalui Program Studi Teknik Elektro untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi industri.

Dalam rangkaian acara Siemens Tech Summit 2025 yang diselenggarakan di Jakarta dan dihadiri lebih dari 600 pelaku industri dan pemangku kepentingan, Siemens secara resmi menyerahkan hibah perangkat lunak PSS®️ SINCAL Platform kepada UPER. Perangkat lunak ini merupakan alat simulasi sistem tenaga listrik yang kerap digunakan oleh profesional global dalam merancang, menganalisis, dan mengoptimalkan jaringan distribusi listrik.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

Presiden Direktur Siemens Indonesia, Surya Fitri, menyatakan bahwa hibah ini adalah bagian dari visi jangka panjang Siemens dalam memperkuat kolaborasi antara industri dan pendidikan tinggi.

“Kami percaya kolaborasi dengan universitas seperti UPER adalah investasi masa depan. Dengan mendekatkan teknologi industri kepada kampus, khususnya pada program studi yang relevan seperti Teknik Elektro, kita menciptakan generasi yang tidak hanya siap kerja, tapi juga siap memimpin perubahan menuju sistem energi yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Surya.

Sebanyak 25 lisensi perangkat lunak PSS SINCAL diberikan untuk digunakan dalam proses pembelajaran, penelitian, hingga pengembangan laboratorium teknik elektro di kampus.

*Teknologi Industri Masuk ke Ruang Kelas*
Dukungan Siemens ini akan diintegrasikan langsung ke dalam sejumlah mata kuliah inti di Program Studi Teknik Elektro UPER, seperti Analisis Sistem Tenaga, Energi Terbarukan, Proteksi Sistem Tenaga, dan Kualitas Daya Listrik. Mahasiswa akan dilatih untuk memahami skenario dunia nyata, seperti integrasi pembangkit energi surya ke dalam jaringan, manajemen beban, serta analisis stabilitas sistem kelistrikan.

Baca Juga:  BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

“Dengan hadirnya perangkat lunak ini, mahasiswa dapat melakukan simulasi langsung terhadap skenario kelistrikan yang kompleks. Ini akan meningkatkan kompetensi mereka, sekaligus memperkuat posisi laboratorium Teknik Elektro sebagai sarana pendidikan yang unggul,” ungkap Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., Rektor Universitas Pertamina.

Agar implementasi berjalan optimal, UPER bersama Siemens tengah menyusun langkah teknis yang meliputi pembentukan tim kerja, instalasi dan konfigurasi perangkat lunak, serta integrasi sistem dengan infrastruktur komputasi yang ada di kampus. Siemens juga akan menggelar pelatihan intensif bagi para dosen dan asisten laboratorium agar mampu memanfaatkan seluruh fitur software secara maksimal.

“Setelah proses perakitan tersebut berjalan, Siemens juga akan memberikan pelatihan secara mendalam kepada para dosen dan asisten laboratorium dalam penggunaan seluruh fitur perangkat lunak. Hal ini akan memperkuat fasilitas laboratorium teknik elektro untuk menjadi sarana pendidikan yang unggul,” tambah Dr. Eng. Muhammad Abdillah, S.T., M.T., Ketua Program Studi Teknik Elektro.

Ingin menjadi bagian dari ahli pengembangan energi di masa depan? Universitas Pertamina sebagai kampus energi dan teknologi kini tengah membuka jalur pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SNBT, Rapor dan Ujian Masuk. Informasi selengkapnya dalam diakses melalui https://universitaspertamina.ac.id/pendaftaran

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB