Mata Pena News – Madinah, 4 Juni 2025 — Dalam suasana penuh syukur Hari Raya Idul Adha 1446 H, alumni Pesantren Al-Wafi kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program Qurban tahunan. Sebanyak 174 ekor kambing berhasil dihimpun dan didistribusikan kepada warga Palestina di wilayah pengungsian di Yordania.
Program ini telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut dan menjadi bukti nyata kiprah alumni dalam menjawab panggilan zaman: menghadirkan manfaat nyata bagi umat di tengah tantangan global.
Tahun ini, pelaksanaan program dikoordinasikan oleh alumni muda seperti Ustadz Anas, Ustadz Rafi, dan Ustadz Abduh, yang memimpin dengan pendekatan strategis, kerja tim yang solid, serta semangat pengabdian yang tinggi.

Didukung oleh sinergi tiga pilar utama — Al-Wafi International Islamic Boarding School, Al-Wafi Charity, dan Ikatan Alumni Al-Wafi (IKAFFI) — program ini mengusung sistem kerja yang terstruktur mulai dari penggalangan dana, pengadaan hewan Qurban, pemetaan penerima manfaat, hingga distribusi yang adil dan tepat sasaran.
Lebih dari sekadar pelaksanaan ibadah tahunan, program Qurban ini telah menjadi ruang pendidikan nilai bagi para kader muda. Mereka belajar memikul amanah, bekerja secara kolektif, serta memahami arti pengorbanan dalam bingkai nilai-nilai Islam.
“Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih ego, menyalakan semangat berbagi, dan memperkuat ikatan antar sesama,” ujar Ustadz Anas, mewakili tim panitia.
Program ini terus berkembang, tidak hanya dalam hal kuantitas hewan yang disalurkan, tetapi juga dalam kualitas manajemen dan kesadaran sosial kolektif alumni terhadap peran mereka di tengah umat.
“Kami yakin, ketika alumni dan lembaga bersinergi, tak ada batasan bagi keberkahan yang dapat dihadirkan,” tambah Ustadz Rafi.
Melalui 174 ekor Qurban, alumni Al-Wafi tidak hanya membagikan daging — mereka menyebarkan harapan, memperkuat ukhuwah, dan menyalakan semangat Islam sebagai rahmat bagi semesta.
Empat tahun pengabdian ini diharapkan menjadi amal jariyah bersama dan inspirasi bagi lembaga lain untuk terus mencetak kader yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga kuat dalam aksi sosial.
Dari alumni untuk umat. Dari Al-Wafi untuk dunia.
(Laporan: Anas dan Rafi, Madinah)














