Miris! Anggaran Rp4 Miliar, Pasar Rakyat Ciseeng Sepi Pengunjung, Hanya Dihuni 17 Kios

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 20:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ciseeng | Mata Pena News – Pasar Rakyat Ciseeng, Kabupaten Bogor, yang dibangun pada tahun 2021 dengan anggaran sekitar Rp4 miliar, kini tampak sepi dan memprihatinkan. Berdasarkan data anggaran dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman untuk tahap II pembangunan, pasar tersebut saat ini hanya dihuni oleh sekitar 17 unit usaha aktif dari total 92 kios yang tersedia.

Saat tim Mata Pena News meninjau langsung ke lokasi, kondisi pasar terlihat lengang dan minim aktivitas. Seorang staf pasar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa tingkat hunian kios memang sangat rendah.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Padahal, pasar ini dibangun dengan harapan menjadi pusat pergerakan ekonomi rakyat dan mendorong pertumbuhan UMKM di wilayah Ciseeng. Sayangnya, fasilitas yang telah disiapkan tidak dimanfaatkan secara optimal. Banyak kios terlihat kosong, dan aktivitas jual beli nyaris tidak tampak.

Kondisi ini mencerminkan lemahnya perencanaan dan evaluasi dalam pembangunan infrastruktur publik. Tanpa kajian kebutuhan yang matang serta dukungan konkret bagi pelaku usaha lokal, proyek pasar rakyat berisiko menjadi bangunan mangkrak yang mubazir.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Pemerintah daerah perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah konkret agar investasi besar ini tidak sia-sia. Dukungan terhadap UMKM, insentif untuk pengisian kios, serta strategi promosi yang efektif harus segera dikerahkan untuk menghidupkan kembali pasar tersebut.

Tim masih menunggu tanggapan dari dinas terkait.

(Rudi)

 

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB