Mata Pena News – Istri walikota Bogor Terpilih Sari Deviyanti Andayana apresiasi acara komunitas Bogor Wanita Berkebaya ( BWB ) yang menggelar lomba Fashion Show Bogor Festival Kebaya Nasional dalam rangka menyambut hari ibu Minggu 15 Desember 2024.
“Acara ini bagus sekali karena mempertahankan nilai nilai kebudayaan tradisional bangsa kita sekaligus juga menanamkan arti seorang ibu, kalau menjadi ibu itu harus bahagia karena jika ibu bahagia, anak dan suami sudah pasti bahagia, ” Ucapnya
Lebih lanjut ketika ditanyakan perasaanya terkait kemenangan suaminya dalam dalam kontestasi pilkada, wanita ramah ini pun menjawab dengan tersenyum
Sujud syukur terimakasih, karena ikhtiar kami diridhoi sama Allah,ucapnya dengan rasa Syukur
Yanti Rachim sapaan akrabnya datang ke lokasi bersama asistennya dalam rangka memenuhi undangan ketua BWB Monica Maya Dora
Sebagai apresiasi terhadap komunitas tersebut yang ikut berperan menjadi relawan pasangan Dedie – Jenal pada saat berkontestasi dalam pilkada Walikota Bogor periode 2024 – 2029.
Bertempat di King’Q Coffee & Kitchen tepatnya di Jalan Dadali Nomor 7 Tanah Sareal Kota Bogor, acara ini terbilang sukses hal ini terbukti dengan hadirnya para sponsor, Frid Aulia salah satunya sponsor sampai mengajak konten kreator ternama Maria Parker untuk perform di acara ini dan beberapa komunitas yang anggotanya ikut berpartisipasi mendaftar dan perform dalam memeriahkan lomba ini.
Tampil sebagai juara 1 peserta dengan no urut 06, dengan total nilai 488 an/ Nia
mengungguli peserta no 14 dengan nilai 480 an/ Resmi dan peserta no urut 11 dengan nilai 470 an/ Reni
mengenakan kebaya warna hijau berbalut kain warna abu muda tampak Nia begitu serasi
Saat dia tampil di hadapan para dewan juri yang begitu terpukau dengan performanya sehingga mengganjar dengan nilai maksimal dan memutuskannya sebagai juara pertama.
Selain menyiapkan piala buat para juara, panitia pun memberikan apresiasi buat peserta yang berimprovisasi dalam menampilkan rancangan rancangan kebaya yang dipakainya.
Senentara Dani Pramudi Tungga Dewi, yang akrab dipanggil Dani selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan Tercetusnya acara ini karena kita menginginkan budaya tradisional berkebaya tidak hilang, budaya dan seni berkebaya di Indonesia tetap di galakan,
“Baik dari ibu ibu, anak muda maupun anak anak semua berseni dan berkebudayaan, ” Lanjutnya
harapan saya kedepannya BWB bisa menjadi pioneer salah satu komunitas yang peduli dengan budaya dan seni terutama seni berkebaya
“Untuk itu bagi ibu ibu yang masih belum bergabung dengan kami silahkan bergabung di komunitas kami yaitu Bogor Wanita Berkebaya, ” Ucapnya
Senada dengan Dani, Monica Maya Dora ketua sekaligus pembesut komunitas BWB yang dihubungi awak media dalam wawancaranya menyanpaikan harapannya agar kota Bogor menjadi contoh bagi komunitas komunitas yang lain dalam hal memakai pakaian kebaya.
“Harapan saya Kota Bogor menjadi contoh untuk komunitas komunitas yang lain dalam hal berkebaya, ” Pungkasnya














